Berita Sragen Terbaru

Selain Uang Setengah Miliar, Gaji Anggota DPRD Sragen Puluhan Juta ini Disumbangkan ke Masyarakat

Bombong Lukito ditemui di Pondok Pesantren Nurul Huda Sragen mengaku, tidak hanya memberikan amplop uang saku Kunkernya.

Selain Uang Setengah Miliar, Gaji Anggota DPRD Sragen Puluhan Juta ini Disumbangkan ke Masyarakat
TribunSolo.com/Ryantono
Bombong bersama motor untuk hobinya trail. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Anggota dewan dari PKB Sragen Bombong Lukito Samodro (27) selain memberikan uang amplop Kunkernya pada masyarakat ternyata juga menyetorkan gajinya pada masyarakat.

Bombong Lukito ditemui di Pondok Pesantren Nurul Huda Sragen mengaku, tidak hanya memberikan amplop uang saku Kunkernya namun dia juga menyumbangkan gajinya.

"Gaji saya 70 persen saya serahkan pada masyarakat," kata Bombong, Rabu (11/9/2019).

Menurut dia, Gaji tersebut diberikan pada masyarakat lantaran dulu saat dia maju sebagai calon dewan tidak ada modal sepeserpun yang dikeluarkan.

Semua ditolong oleh para relawan di Pondok dan masyarakat sekitar.

"Saya berangkat jadi dewan tidak bawa apa-apa, hasilnya juga untuk masyarakat, Alhamdulillah saya makan ada dan cukup," papar Bombong.

Gajinya yang diberikan pada masyarakat tersebut dibuat untuk berbagai kegiatan seperti pengajian, dan sosial umum masyarakat.

Perempuan Muda yang Sedang Hamil Ini Akui Hanya Makan Buah-buahan dan Sayur, Dapat Kritik

BJ Habibie Meninggal Dunia, Usai Jalani Perawatan Intensif

Kisah Anggota DPRD Sragen Kumpulkan Amplop Kunker 5 Tahun Tembus Setengah Miliar, Lalu Disumbangkan

Gajinya tahun 2019 ini Rp 24 juta lantaran belum menikah.

Menurut dia, gaji anggota dewan lain ada yang mencapai lebih dari dirinya di kisaran Rp 27 juta sampai Rp 30 juta karena ada tunjangan mereka sudah berkeluarga dan lain sebagainya.

"Kalau saya gaji bersih Rp 24 juta saya sumbangkan ke masyarakat juga," papar Bombong.

"Kalau gaji dewan dulu sebelum tahun 2019 itu malah lebih dibawah hanya Rp 12 Juta saja," papar Bombong.

Selain itu, dana aspirasi dewan juga diberikan 100 persen pada masyarakat tanpa ada potongan apapun untuk masyarakat.

"Dana aspirasi saya setahun 1 M dan itu saya berikan tanpa adanya potongan apapun ke masyarakat," kata Bombong.

"Semua untuk kemajuan masyarakat," papar Bombong. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved