Berita Klaten Terbaru

Reaksi Warga Lereng Merapi Mendengar Suara Gemuruh dan Saksikan Semburan Awan Panas 4 Menit Lebih

Warga di lereng Gunung Merapi mendengar gemuruh dan menyaksikan langsung semburan awan panas yang mengarah ke langit selama beberapa menit.

Reaksi Warga Lereng Merapi Mendengar Suara Gemuruh dan Saksikan Semburan Awan Panas 4 Menit Lebih
Tangkapan layar @BPPTG
Gunung Merapi yang mengeluarkan awan panas, Senin (14/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Warga di lereng Gunung Merapi mendengar gemuruh dan menyaksikan langsung semburan awan panas yang mengarah ke langit selama beberapa menit, Senin (14/10/2019).

Mereka yakni tinggal di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Kepala Desa Balerante Jainu mengungkapkan, sempat terjadi semburan awan panas disertai letusan sehingga gemuruh di Gunung Merapi begitu jelas terdengar.

Apalagi jarak desanya dengan puncak gunung berapi yang memiliki ketinggian 2.930 meter itu, hanya 5-6 km.

Dikatakan, awan panas yang menyembur hanya berlangsung sekitar 270 detik atau 4 menit lebih.

"Desa kami aman terkendali," kata dia kepada TribunSolo.com.

Bahkan beberapa menit setelah semburan awan panas, Gunung Merapi lantas tertutup kabut pukul 16.35 WIB.

"Kami hanya mendengar suara gemuruh setelah itu," katanya.

Jainu membeberkan awan panas yang sempat muncul tidak membahayakan.

BREAKING NEWS : Senja Tiba, Gunung Merapi Semburkan Awan Panas hingga 3.000 Meter

Akibat Kemarau Panjang, Warga Boyolali di Lereng Merapi Habiskan 3 Juta Hanya Untuk Pakan Ternak

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved