Warga di Sukabumi Kaget, Asyik Ngopi di Kebun Tiba-tiba Ada 2 Macan Tutul Melintas, Diduga Kehausan

Dua ekor macan tutul di kebun dekat permukiman hebohkan warga Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat.

Warga di Sukabumi Kaget, Asyik Ngopi di Kebun Tiba-tiba Ada 2 Macan Tutul Melintas, Diduga Kehausan
kompas.com
Petugas BBKSDA Jabar dan warga di depan saung kebun yang dilintasi dua ekor macan tutul di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, SUKABUMI - Dua ekor macan tutul di kebun dekat permukiman hebohkan warga Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat.

Dua ekor satwa dilindungi itu terlihat oleh petani yang sedang menunggu kebun semangka di Kampung Cibutun, Senin (21/10/2019) malam lalu.

Sebar Video Hoaks Yel -yel TNI Macan Jadi Kucing, Tiga Orang Ditangkap Polisi

Mengaku Polisi Dan Gunakan Senjata Api, 4 Perampok Yang Resahkan Warga Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Setelah beberapa hari macan tutul tersebut kembali terlihat pada Kamis (31/10/2019) malam.

"Saya habis nyiram kebun semangka sambil santai dan ngopi di saung ini. Tiba-tiba melintas seekor macan, dan diikuti seekor lagi," ujar Cecep Rusmana (47) saat berbincang dengan Kompas.com di saung kebunnya.

Cecep sempat kebingungan, karena kedua macan tutul tersebut melintas hanya berjarak kurang dari satu meter di hadapannya.

Apalagi, di saung kebunnya ini juga ada nyala lampu senter, radio yang menyala dan ada api unggun kecil.

Karena penasaran, dia pun mengejar dari belakang dan terus mengikuti kedua ekor macan itu.

Ternyata, kedua macan itu berjalan ke arah sumber mata air Cisatu di Sungai Cibutun yang kering.

Warga Sumberwungu Gunungkidul Kompak Siapkan Seember Air Tiap Maghrib untuk Penangkal Macan Loreng

"Sepertinya kedua macan itu mencari minum ke sumber mata air Cisatu. Karena di sini lagi kemarau ekstrem sudah tujuh bulan, hutan-hutan banyak yang kebakaran," ujar dia.

Menurut Cecep, dia beberapa kali melihat kedua macan itu. Bahkan dia mengaku sempat dikejar kedua macan saat mengintip bersama salah seorang temannya.

"Saya sempat dikejar. Namun alhamdulillah selamat. Saya sempat loncat tembok irigasi ini," tutur Cecep sambil menunjukkan tembok irigasi dengan ketinggian sekitar 1 meter di aliran Sungai Cibutun.

Hal senada diungkapkan Endang Surahmat (43) yang juga memiliki kebun semangka di desa setempat. Dia juga beberapa kali melihat dua ekor macan tutul yang melintas di kebun-kebun milik masyarakat.

Dipalak di Tengah Jalan, Sopir Truk di Simpang Macan Lindungan Palembang Tembak Pemalaknya

"Awalnya sama seperti Kang Cecep. Malam itu saya juga sedang ngopi di saung kebun saya. Tiba-tiba ada macan melintas. Selain malam itu, kembali melihat dan mendengar suara auman pada malam berikutnya," kata dia.

Untuk membuktikan macan tutul masuk ke areal kebun milik warga, Endang dan Cecep pun menunjukkan jejak-jejak kaki satwa karnivora tersebut yang masih terlihat di tanah.

Kepala Resor Sukabumi, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat Agus Miarso mengatakan, hasil klarifikasi dan identifikasi sementara, diketahui bahwa jejak kaki yang ditinggalkan bekas jejak macan tutul.

"Dilihat dari jejaknya dan hasil perbincangan dengan warga yang melihatnya, untuk sementara macan tutul," kata Agus.

Ucapannya tentang Syahrini Jadi Polemik, Lia Ladysta eks Trio Macan Dituding Panjat Sosial

Langkah berikutnya, BKSDA akan membentuk tim untuk mengidentifikasi keberadaan macan tutul dan akan memasang kamera di beberapa lokasi.

Hasil dari identifikasi nantinya akan dijadikan sebagai dasar mengambil tindakan berikutnya.

"Untuk sementara, daerah ini memang masuk daerah jelajah macan tutul, karena berada di pinggiran hutan. Namun, karena musim kemarau, macan ini mencari air minum," ujar Agus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Ekor Macan Tutul Melintasi Kebun Warga di Sukabumi, Diduga Kehausan".

Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved