Proyek Tol Solo Jogja

Terkait Tol Solo Jogja, Sri Sultan HB X Minta Jalur Layang Didesain Ulang sebelum Dibangun

Desain jalan tol elevated atau melayang tersebut rencananya akan dibangun di atas ruas jalan ringroad utara Yogyakarta.

Terkait Tol Solo Jogja, Sri Sultan HB X Minta Jalur Layang Didesain Ulang sebelum Dibangun
skyscrapercity.com
Ilustrasi rencana jaringan jalan bebas hambatan Yogyakarta Jawa Tengah. 

Dari kesemuanya itu, Keraton Yogyakarta menjadi pusatnya. Keraton Yogyakarta dianggap suci karena diapit enam sungai secara simetris yaitu sungai Code, Gajah Wong, Opak Winongo, Bedhog dan sungai Progo.

Ada pula Gunung Merapi dan Pantai Selatan yang menjadi ujung garis imajiner, dengan Keraton berada tepat di tengah-tengah keduanya.

Pagelaran Kraton Yogyakarta di Alun Alun Utara (Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho)
Sebelumnya, untuk jalur tol yang menghubungak Solo-Yogya-Bawen ada yang dibuat melayang atau elevated di atas ringroad utara.

Nantinya, jalan tol ini akan dibangun sepanjang 11 kilometer di atas ringroad.

Untuk jarak pintu exit dan entry ini akan dibuat setiap dua kilometer sesuai dengan aturan Pemerintah pusat.

Dukungan Dewan

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, juga mendukung perencanaan redesain jalan tol yang elevated menjadi atgrade di kawasan Monjali ini.

Huda menyebut sumbu imajiner memang tidak bisa ditabrak.

“Kami mendukung perencanaan untuk redesain jalur elevated menjadi atgrade di kawasan yang melewati sumbu imajiner,” kata Huda kepada Tribun Jogja, Kamis (19/12/2019).

Huda menambahkan, jika memang harus didesain ulang hal ini tidak menjadi sebuah masalah.

Halaman
1234
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved