Pilkada Solo 2020

Terungkap Baju Kebesaran Relawan Gibran Diproduksi di Jakarta, Sementara Ini Tidak Diperjualbelikan

Tidak adanya baju kebesaran Gibran Rakabuming Raka di sejumlah pasar di Solo yang semakin ngehits karena digunakan ribuan relawan akhirnya terungkap.

Terungkap Baju Kebesaran Relawan Gibran Diproduksi di Jakarta, Sementara Ini Tidak Diperjualbelikan
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Bakal calon wali kota Solo dari PDI Perjuangan (PDIP), Gibran Rakabuming Raka melakukan blusukan di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo, Kamis (26/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Tidak adanya baju kebesaran Gibran Rakabuming Raka di sejumlah pasar di Solo yang semakin ngehits karena digunakan ribuan relawan bakal calon wali kota Solo akhirnya terungkap.

Salah satu koordinator relawan Gibran, Antonius Yoga Prabowo menerangkan, bahwa  baju bernama 'Indonesia Raya' yang pertama kali dikenalkan Gibran Rakabuming Raka pada 18 September 2019 lalu, memang tidak diperjual-belikan.

“Memang benar, kaos itu tidak diperjual-belikan” ujar Yoga kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/1/2020).

Bahkan baju berjenis kemeja bernama Homme Libre atau Manusia Merdeka yang diproduksi oleh Tenue de Attire Bandung, kini telah digandakan menjadi baju khusus kelompok relawan Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Yoga mejelaskan alasannya mengapa sampai sekarang kaus tersebut tidak terlihat di kios-kios di beberapa tempat perbelanjaan di Solo.

Meskipun Gibran dan tim sudah mengantongi izin dari pihak pemilik hak cipta desain tersebut, sehingga bisa memproduksi secara massal.

"Kaus yang identik dipakai oleh relawan Gibran ini sudah mendapat izin produsen asal Kota Bandung," aku dia.

Notalgia Ke Tukang Cukur Rambut Madura Semasa Kecil, Ini Pilihan Gaya Rambut yang Dipilih Gibran

Baju Kebesaran Gibran & Relawan yang Ngehits Belum Dijual Bebas di Pasar Solo, Ini Penelusurannya

Karya yang sudah mendapatkan izin produksi ini, diproduksi massal berbentuk kaos dengan jenis bahan kaos bola.

Saat ditanyakan mengenai di mana kaos tersebut diproduksi, Yoga mengatakan produksi massal di Jakarta.

“Kami produksi massal di Jakarta, terus dikirim ke Solo,” ucap Yoga

Kaos yang sebelum berasal dari kemeja yang diberi nama Homme Libre atau Manusia Merdeka, adalah sebuah karya dari Tenue de Attire, perusahaan pakaian asal bandung yang beralamatkan di Jalan Gempol Kulon no 77, Citarum, Kota Bandung, Jawa Barat.

Yoga juga menegaskan bahwa kaos ini diberikan kepada relawan Gibran yang setia mendukung secara gratis.

“Jadi kami bagikan kepada relawan kami, gratis” imbuhnya. (*)

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved