Berita Solo Terbaru

Namanya Tak Disebut Mega di Rakernas PDIP, FX Rudy Sentil Pesan Pribadi Mega Kepadanya

Namanya Tak Disebut Mega di Rakernas PDIP, FX Rudy Sentil Pesan Pribadi Mega Kepadanya

Namanya Tak Disebut Mega di Rakernas PDIP, FX Rudy Sentil Pesan Pribadi Mega Kepadanya
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo saat ditemui wartawan di Rumah Dinas Wali Kota, Lodji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku tak mempermasalahkan soal namanya tak disebut Megawati Soekarnoputri, saat Mega menyebut siapa saja kepala daerah kader PDIP yang menonjol, di Rakernas PDI Perjuangan Jakarta.

Reaksi Wali Kota Solo FX Rudy, Setelah Namanya Tak Disebut Mega Sebagai Kepala Daerah Berbakti

Kinerjanya Diapresiasi Megawati, Risma: Terimakasih atas Kepercayaannya

Alih-alih kecewa, Rudy mengaku masih loyal kepada Megawati dan PDIP Perjuangan.

Ia pun menyapaikan pesan Mega yang ia pegang teguh sampai sekarang.

Pesan itu terkait 'perang' terhadap tindak korupsi apalagi, Solo memiliki slogan 'Berseri Tanpa Korupsi'.

"Slogan 'Berseri Tanpa Korupsi' itu memang sudah menjadi komitmen saya dan teman-teman," ujar Rudy, Minggu (12/1/2020).

"Sehingga, kalau Bu Mega itu pidato dan sebagainya, selalu menyampikan ke saya (pesan) : Awas ya Rud, kalau kamu korupsi, kamu saya sembelih," kata Rudy menirukan pesan Mega.

Rudy menuturkan, pesan itu disampaikan supaya kader-kader yang menjabat di pemerintahan untuk tidak korupsi dan menodai nama besar partai.

"Itu mengingatkan saya untuk melakukan pekerjaan maupun tugas-tugas partai, jangan sampai menodai nama partai itu sendiri," tuturnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo itu menambahkan, ia selalu berusaha menjaga nama baik tidak hanya PDI Perjuangan namun juga Megawati.

"Saya ini membawa tiga nama, pertama membawa nama iman saya sendiri, yaitu Fransiskus Xaverius (FX), kedua nama besar Ketua Umum Bu Megawati dan PDI Perjuangan," jelas Rudy.

"Ketiga saya ini mantan buruh. Kalau ditugasi partai di eksekutif tidak mampu dan tidak mau berjuang untuk kesejahteraan rakyat, apa kata orang nanti," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved