Breaking News:

Pasutri di Solo Miliki 15 Anak

Kisah Ayah Banting Tulang Hidupi 15 Anaknya, Pernah Jadi Sosok Pencari Cacing untuk Menyambung Hidup

Sebagai kepala keluarga yang menghidupi 15 anak, Bandono (56) sudah melewati lika-liku kehidupan.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Bandono, suami Nur Wigati, yang memiliki 15 anak, saat ditemui di rumah dinasnya di SDN Mijen, Solo, Rabu (22/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebagai kepala keluarga yang menghidupi 15 anak, Bandono (56) sudah melewati lika-liku kehidupan.

Dahulu, selain bekerja sebagai tukang kebun di SDN Mijen, dia juga kerap mencari pekerjaan tambahan serabutan.

Pekerjaannya pernah mencari cacing untuk para pemancing dan membuat sapu.

"Saya cari cacing dan buat sapu juga, tapi sekarang sapunya jarang buat," papar Bandono kepada TribunSolo.com, Rabu (22/1/2020).

Pihaknya saat ini membuat sapu berdasarkan pesanan yang masuk padanya.

Sementara, bila ada waktu diluar pekerjaan utamanya sebagai tukang kebun dia mencari cacing untuk dijual ke para pemancing.

Walaupun hanya bekerja sebagai tukang kebun sekolah namun Bandono warga Wonosaren RT 4 RW 8 Jagalan, Jebres berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dia bekerja menjadi seorang ASN sejak tahun 1990 di SDN Mijen tersebut.

Bahkan, sebelum mendapat status ASN pihaknya juga sudah bekerja menjadi tukang kebun di lokasi tersebut.

Sejak dahulu dia tinggal di rumah dinas SD tersebut bersama istrinya, Nur Wigati (50).

15 Anak Bandono Rata-rata Lulusan SD, Sebagian Sudah Bantu Bekerja & Ada Anaknya yang Masih Sekolah

Pasutri yang Punya 15 Anak Tinggal di Rumah 5x7 Meter, Ada yang Sampai Tidur di Halaman Sekolah

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved