Virus Corona

Tak Ingin Kecolongan, Pemkab Sukoharjo Kumpulkan Perusahaan yang Pekerjakan Tenaga Kerja Asing

TKA yang berada di wilayah Sukoharjo akan dikumpulkan dalam waktu dekat demi mengantisipasi penyebaran virus mematikan corona.

Tak Ingin Kecolongan, Pemkab Sukoharjo Kumpulkan Perusahaan yang Pekerjakan Tenaga Kerja Asing
TribunSolo.com/Agil Tri
PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang terletak di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo memilliki kurang lebih 2.500 orang karyawan, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di wilayah Sukoharjo akan dikumpulkan dalam waktu dekat demi mengantisipasi penyebaran virus mematikan corona.

Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagaan Kerja (Dispenaker) Sukoharjo, Bahtiyar Zunan menerangkan, Pemkab akan mengumpulkan perusahaan di Kota Makmur yang mempekerjakan TKA.

"Secepatnya, kami koordinasikan dengan perusahaan pengguna TKA agar tidak kecolongan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (27/1/2020).

"Kami ingin perusahaan lebih memperketat masalah kesehatan karyawannya, terutama yang biasa ke luar negeri," katanya menegaskan.

Dari data yang ia miliki, sedikitnya ada 141 TKA yang bekerja di Sukoharjo, 83 diantaranya TKA dari China.

Aman, 83 TKA China yang Kerja di Sukoharjo Dipastikan Tak Bawa Virus Corona

Jadi Perisai Pertama Virus Corona Masuk Indonesia, Begini Cara Kerja Thermal Scanner di Bandara

Saat ini, PT RUM yang berada di Kecamatan Nguter, Sukoharjo diketahui memperkerjakan TKA yang didominasi dari China.

"Saat ini memang belum ada temuan di Sukoharjo," jelas dia.

"Tapi virus ini cukup ganas, sehingga langkah preventif harus segera diambil," terangnya.

Minta Menteri Kesehatan Antisipasi Virus Corona, Jokowi: Kita Siapkan 100 RS dengan Ruang Isolasi

Cegah Virus Corona, Pemerintah Periksa Kelelawar Dagangan di Pasar Depok Solo

Meski TKA ini terus memperbarui data kesehatannya seiring memperbarui berkas ketenagakerjaan mereka, Zunan berharap perusahaan juga lebih peduli dengan karyawannya.

"Cek kesehatan berkala juga harus dilakukan perusahaan untuk mencegah tersebarnya virus corona ini," imbuhnya.

Namun demikian, Zunan berharap virus corona tersebut tidak masuk ke Indonesia, dan Sukoharjo pada khususnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved