Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Pemkab Sosialisasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa,Tapi Masih Ada Desa yang Jaringan Internetnya Buruk

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mulai menyosialisasikan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) kepada pihak desa.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Kabag Pemerintah Desa Pemkab Sukoharjo, YC Sriyana. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mulai menyosialisasikan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) kepada pihak desa.

Sosialisasi yang digelar di pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo dihadiri perwakilan perangkat desa.

Siskeudes adalah sebuah aplikasi pengelolaaan keuangan desa yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa.

Menurut Kabag Pemerintah Desa Pemkab Sukoharjo, YC Sriyana aplikasi ini untuk membantu bagi pemerintah desa dalam mengelola keuangan desa mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggung jawaban secara komputerisasi.

Saat ini, pihaknya tidak memaksakan beberapa desa untuk menggunakan aplikasi tersebut dalam pengelolaan dana desanya.

10 Tenaga Kerja Asing Asal China Baru Kembali ke Sukoharjo, Begini Langkah Dinas Kesehatan Kabupaten

Pihak Sekolah Tunggu Itikad Baik Pelaku Pencuri HP di SMAN 1 Sukoharjo, Pelaku sudah Mengaku Salah

Mengingat sejumlah desa belum memiliki jaringan internet yang cukup baik.

"Karena kondisi geografis, ada beberapa wilayah yang belum memiliki internet yang bagus," ungkapnya.

"Kita siapkan opsi yang kedua, yaitu dengan sistem offline, jadi masih bisa impor data yang masih keselulitan input secara online," katanya.

Empat Orang di Sukoharjo Positif Leptospirosis, Begini Kondisinya Kini

Seorang Maling HP Terekam CCTV di SMAN 1 Sukoharjo, Pelaku Sempat Ngobrol dengan Guru

YC Sriyana mengatakan, terkait pencairan dana desa, dia berharap awal Maret 2020 dana desa tahap I sudah bisa cair.

"Kita mengawali dengan ini agar pihak desa bisa segera berkomunikasi dengan OPD terkait, agar APBDes bisa segera cair," aku dia.

"Harapan kami awal Maret sudah bisa cair," jelasnya.

Mekanisme pencairan dana desa tahun ini akan sedikit berbeda dengan pencairan dana desa tahun lalu.

"2020 ini tahap I 40 persen, tahap II 40 persen, dan tahap III 20 persen," imbuhnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved