Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Dua Orang Tak Penuhi Panggilan Ketiga Bawaslu Sukoharjo terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Bawaslu Sukoharjo kembali melakukan pemanggilan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (25/2/2020).

Penulis: Agil Tri | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TribunSolo.com/Agil Tri
Komisioner Bawaslu Sukoharjo yaitu Rochmad Basuki, saat wawancara di Bawaslu Sukoharjo, Rabu (13/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bawaslu Sukoharjo kembali melakukan pemanggilan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (25/2/2020).

Pemanggilan tersebut untuk meminta klarifikasi terhadap AS dan MS terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN pada Pilkada Sukoharjo 2020.

Bawaslu Sukoharjo akan Gelar Sosialisasi Netralitas ASN Guna Samakan Persepsi

Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Penindakan Pelanggaran, Rochmad Basuki, mengatakan MS dijadwalkan dipanggil pukul 10.00 WIB, sementara AS dijadwalkan pukul 13.00 WIB.

"Pemanggilan kemarin tidak ada yang hadir ke Kantor Bawaslu Sukoharjo," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (26/2/2020).

Dengan demikian, Bawaslu Sukoharjo hanya mendapatkan klarifikasi dua dari lima ASN yang dipanggil.

Mereka yang hadir memenuhi panggilan Bawaslu Sukoharjo hanya WAS dan DE, saat panggilan pertama pada Rabu (19/2/2020).

Diskusi dengan Pemkab Sukoharjo, Bawaslu: Agak Ramai saat Bahas Pasal Pemilihan Bupati

"Sebenarnya mereka hadir atau tidak, itu merupakan hak individu mereka."

"Tapi dari kami berharap mereka bisa hadir untuk mengklarifikasi temuan dari surat KASN tersebut," jelasnya.

Selanjutnya, Bawaslu Sukoharjo akan melakukan rapat pleno untuk pembuatan berita acara.

5 ASN Dipanggil, Pemkab Sukoharjo Ganti Panggil Bawaslu Sukoharjo

"Kami akan melakukan kajian dengan bukti-bukti yang ada dari Bawaslu, lalu kita akan mengadakan pleno untuk memutuskan apakah ada unsur pelanggaran atau tidak," terangnya.

Dalam rapat pleno tersebut Bawaslu akan melakukan kajian untuk pembuatan berita acara.

"Jika Bawaslu menemukan unsur pelanggaran, maka Bawaslu akan memberikan rekomendasi kepada instansi yang berwenang."

Bawaslu Solo Kawal Proses Penyerahan Syarat Independen Pilkada 2020 di KPU Solo, Ini yang Disorot

"Jika tidak ada unsur pelanggaran, maka di berita acara akan dibuatkan tidak ada unsur pelanggaran," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved