Solo KLB Corona
Kronologi Kasus Pasien Suspect Corona Beredar via Whatsapp, Begini Tanggapan Dinkes Solo
Sebuah foto yang memperlihatkan kertas berisi kronologi kasus pasien yang diduga suspect virus Corona beredar melalui aplikasi WhatsApp.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah foto yang memperlihatkan kertas berisi kronologi kasus pasien yang diduga suspect virus Corona beredar melalui aplikasi WhatsApp.
Itu tersebar di tengah status kejadian luar biasa virus Corona yang telah ditetapkan pemerintah Kota Solo.
Adapun inisial dan alamat istri, serta riwayat perjalanan pasien tertulis dalam kertas tersebut.
• Cepat Tetapkan Status Solo KLB Corona, Wali Kota Rudy Siap Pasang Badan
Berikut isi kertas tersebut :
KRONOLOGI KASUS
KASUS 2 (K2)
Keluarga :
- Istri pertama Ny. S, Alamat Lemah Abang RT 1 RW 18 Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari (Putra Tn. R ; Ny. N ; Ny. L ; dan Pembantu);
- Istri kedua Ny. P, alamat Kedungtungkul RT 2 RW 7 Kelurahan Mojosong, Kecamatan Jebres (Tn. V dan Saudara dua);
Menurut informasi Ny. N putri K2 :
- Di Bogor mengikuti acara smeinar 4 hari dari hari selasa-Jum'at , 24-28 Pebruari 2020, dengan agenda full dari jam 07.00 - 23.00 WIB, Peserta seminar kebanyakan juga mengeluh demam,
- Tanggal 27 Februari 2020 K2 ingin pulang karena merasa tidak sehat tetapi tidak bisa dikarenakan belum mendapat tiket, dan baru mendapatkan tiket pada tanggal 28 Februari 2020,
• Apakah Penggunaan Masker untuk Cegah Virus Corona Itu Efektif? Simak Penjelasannya
- Tiba disolo menuju rumah di Kedungtungkul RT 2 RW 7 Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres; selama di Kedungtungkul K2 tidak melakukan aktivitas diluar;
- Pada hari senin tanggal 2 Maret 2020 K2 Mengalami Demam;
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/petugas-mengenakan-masker-dan-hazmat-suit.jpg)