Study Tour Saat Darurat Corona

SMA Ini Sudah Batalkan Study Tour Sebelum Disdik Klaten Keluarkan SE Dampak Corona Kepada Sekolah

Sebelum Disdik Kabupaten Klaten mengeluarkan instruksi terkait pembatalan study tour siswa-siswi, ada sekolah yang batalkan kegiatan study tour.

SMA Ini Sudah Batalkan Study Tour Sebelum Disdik Klaten Keluarkan SE Dampak Corona Kepada Sekolah
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebelum Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten mengeluarkan instruksi terkait pembatalan study tour siswa-siswi, ada sekolah yang langsung batalkan kegiatan study tour.

Yakni setelah mendapatkan kabar darurat Virus Corona.

UNIK, di Sukoharjo Gabungan Relawan Ini Semprot 5.000 Liter Disinfektan dengan Mobil Damkar

Sekolah tersebut Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 1 Klaten yang berada di Jalan Sersan Sadikin no 89, Gergunung, Klaten Utara, Kabupaten Klaten.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Aris Munawar membeberkan sudah bertindak terlebih dahulu untuk membatalkan kegiatan siswa-siswi yakni study tour.

"Sebelum ada instruksi dari Dinas Pendidikan, kami sudah jauh-jauh hari membatal kegiatan study tour siswa-siswi," ungkap Aris kepada TribunSolo.com, Jum'at (20/3/2020).

Bagi Sekolah di Klaten yang Ngeyel Tetap Gelar Study Tour Selama Darurat Corona, Ini Seruan Disdik

Aris mengaku kegiatan study tour siswa-siswi tersebut direncanakan dilakukan ke Pulau Dewata Bali.

"Rencanannya, study tour ini akan dilaksanakan di Pulau Bali," aku Aris.

Namun karena melihat situasi Virus Corona, akhirnya pihaknya membatalkan kegiatan tersebut.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelayanan di Polresta Solo Sudah Terapkan Sistem Jaga Jarak

"Kami coba lihat situasi Pulau Bali saat itu dan pada akhirnya kegiatan study tour dibatalkan," ucap Aris.

Aris mengatakan keputusan tersebut sebagai langkah pencegahan siswa-siswinya tidak terkena penyakit dengan kode COVID-19.

"Kami ambil keputusan ini sebagai langkah kami dalam pencegahan persebaran virus ini," ujar Aris.

Saat ini siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Klaten diminta belajar di rumah.

Sesuai dengan SE dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, diadakan pembelajaran secara online.

Di antaranta media pembelajaran online, seperti Google Classroom, Quis, dan WhatsApp. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved