Solo KLB Corona

BREAKING NEWS : Polresta Solo Stop Beri Izin Keramaian, Polisi akan Bubarkan Paksa Acara Keramaian

"Tentu saja tidak akan menerbitkan izin apabila ada masyarakat yang akan melakukan kegiatan mendatangkan orang banyak, semua perizinan kita tolak,"

BREAKING NEWS : Polresta Solo Stop Beri Izin Keramaian, Polisi akan Bubarkan Paksa Acara Keramaian
Tribun-Video.com/Radifan Setiawan
Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai dalam Diskusi PubliktNgobrol Mewah 'Solo Merawat Toleransi' di Kantor Tribunnews, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo menegaskan tidak akan memberikan izin kegiatan yang mengumpulkan orang banyak selama masa waspada penyebaran virus corona ini.

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, Polresta Solo akan menolak semua izin kegiatan yang mengumpulkan massa.

"Tentu saja tidak akan menerbitkan izin apabila ada masyarakat yang akan melakukan kegiatan mendatangkan orang banyak, semua perizinan kita tolak," ujar kombes Pol Andy saat dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (21/3/2020).

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelayanan di Polresta Solo Sudah Terapkan Sistem Jaga Jarak

Bikin Kapolresta Menangis, Inilah 5 Fakta 6 Bocah yang Sehari Ditinggal Mati Ayah dan Ibu

Kombes Pol Andy menjelaskan, tidak dikeluarkannya izin keramaian sebagai tindak lanjut maklukat yang dikeluarkan Kapolri. 

"Dari pak kapolri sudah mengeluarkan maklumat juga, salah satunya untuk tidak melakukan kegiatan yang mendatangkan massa banyak," jelas dia. 

"Kepentingan lebih banyak akan diutamakan," tambahnya. 

Adapun Kapolri Jenderal Idham Azis telah mengeluarkan Maklumat bernomor Mak/2/III/2020 yang diteken langsung olehnya. 

Maklumat tersebut berisi tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona. 

Dalam maklumat tertuang kalimat himbauan agar kegiatan yang menyebabkan berkumpulan massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum dan di lingkungan sendiri ditiadakan. 

Andy mengatakan pihaknya terus berkeliling menghimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah dan mengadakan acara yang memicu kerumunan orang. 

"Anggota dari pagi sampai malam keliling terus menyampaikan himbauan," katanya.

Apabila masih ada masyarakat nekat mengadakan acara yang mendatangkan orang banyak, Polresta Solo akan membubarkannya.

"Nanti kita himbau dulu, tentu semisalkan hal-hal yang sifatnya seperti itu dan izin tidak kita kasih, tetapi dia nekat nanti akan kita bubarkan," kata dia.

"Kegiatan tanpa izin harus ditertibkan," pungkasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved