Breaking News:

Solo KLB Corona

Ramai Kluster Gowa Positif Corona di Karanganyar, DKK Sukoharjo Ikut Tracking Warganya, Ini Hasilnya

Setelah beberapa minggu lalu di Solo ramai dengan 'Klaster Seminar Bogor' karena terkonfirmasi Covid-19, kini muncul ke publik 'Kluster Ijtima Gowa'.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNJATENG.COM/AGUS ISWADI
Ilustrasi : Prosesi pemakaman pasien PDP menggunakan APD lenglap di Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, Jumat (10/4/2020) sekira pukul 10.30. 

Riwayat Perjalanan ke Gowa

Seorang warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar yang diketahui mengikuti Ijtima Ulama Dunia Zona Asia 2020 di Gowa meninggal dunia, Minggu (12/4/2020).

Menurut Kepala Desa Gawanan, Murdiyanto mendiang pulang dari acara tersebut sekira tanggal 25 Maret 2020.

"Tanggal 6 April 2020, almarhum periksa ke puskesmas dan dinyatakan sehat, ia juga diminta isolasi mandiri selama 14 hari," kata dia.

Riwayat PDP Asal Colomadu yang Meninggal, Sempat Ikut Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa

Mendiang kemudian mengalami gejala sesak napas dan sempat dirawat di Rumah Sakit Paru Jajar Solo sekira tanggal 7 April 2020.

Statusnya pun kemudian dinaikkan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP).

"Tak berapa lama langsung dirujuk ke RSUD Dr Moewardi kalau tidak salah sekitar tanggal 10 April 2020," kata Murdiyanto.

"Di RSUD Dr Moewardi Solo langsung dikarantina, sambil menunggu hasil laboratoriumnya," imbuhnya membeberkan.

Hasil laboratorium mendiang sampai saat ini belum keluar dan belum bisa dipastikan ia terkonfirmasi positif Corona atau tidak.

"Belum bisa memastikan, sehingga masih PDP, laboratorium baru keluar sekitar tanggal 20 April 2020," tutur Murdiyanto.

Mendiang menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Dr Moewardi, Minggu (12/4/2020) sekira pukul 05.00 WIB. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved