Solo KLB Corona
BREAKING NEWS: Kasus Pertama Anak Positif Corona di Klaten, Catat Tambahan 4 Kasus Positif Hari ini
"Jadi total kasus positif corona di Klaten menjadi 13 kasus per hari ini," kata Cahyono, Minggu (24/4/2020).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mencatat ada empat kasus positif corona baru di wilayahnya hari ini, Minggu (24/4/2020).
Dari empat kasus positif corona hari ini satu diantaranya adalah anak -anak.
Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten Cahyono Widodo mengatakan, saat ini keempatnya sudah dalam perawatan.
• Rahasia Taiwan Minim Kasus Corona Meski Tanpa Lockdown : Bisakah Diterapkan di Indonesia?
• UPDATE Corona Indonesia Minggu 26 April 2020: 1.107 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh
"Jadi total kasus positif corona di Klaten menjadi 13 kasus per hari ini," kata Cahyono, Minggu (24/4/2020).
Cahyono mengatakan, 4 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari 4 kecamatan yang berbeda di Kabupaten Klaten.
"4 pasien tersebut berasal dari 4 Kecamatan, masing-masing di Kalikotes, Ngawen, Jogonalan dan Wonosari," kata Cahyono.
Cahyono menjelaskan, dari salah satu pasien baru, satu pasien asal Kalikotes merupakan seorang anak kecil dan ini juga merupakan kasus pertama.
"Dari keempat pasien baru, 1 orang pasien berinisial AAS berusia 10 tahun berasal dari Kecamatan Kalikotes," ucap Cahyono.
Cahyono menerangkan kondisi pasien AAS saat menjalani perawatan di RSD Bagas Waras dengan kondisi yang baik dan stabil.
Cahyono menduga pasien AAS bisa terpapar dari orang dekatnya.
"Pada kasus ini dimungkinkan pasien terpapar dari orang terdekat yang mempunyai mobilitas tinggi dalam pekerjaannya," duga Cahyono.
"Selanjutnya, adalah seorang laki-laki berinisial TR berusia 47 tahun berasal dari Kecamatan Ngawen. Saat ini pasien menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro dengan kondisi yang stabil dan baik," Cahyono.
Cahyono mengatakan pasien TR mempunyai riwayat penyakit Comorbid Bronchitis dan DM.
"Kemungkinan pasien ini terpapar ketika melakukan perjalanan ke luar kota," kata Cahyono.
Lalu, Cahyono menjelaskan identitas dan kondisi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Jogonalan.
• Sederet Fakta Rumah Hantu di Sragen yang Dijadikan Tempat Karantina, Ini Awal Mula Idenya