Breaking News:

Solo KLB Corona

Satu Orang yang Pulang dari AS Positif Corona Belum Kontak Warga Nguter karena Tinggal di Karantina

Dengan adanya kasus itu, dia mengatakan, belum ada pihak keluarga maupun warganya yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP).

(Shutterstock)
Ilustrasi kapal pesiar Mein Schiff 5. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang anak buah kapal (ABK) yang bekerja di sebuah kapal pesiar Amerika Serikat (AS) dari Desa Pengkol, Kacamatan Nguter, Sukoharjo dinyatakan positif Covid-19.

Dia menjadi salah satu pasien positif dari 11 kasus lainnya yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo pada Jumat (8/5/2020) lalu.

Kades Pengkol Sugiyo mengatakan, pria berinisial D (37) itu sebelum dinyatakan positif Covid-19, dia tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah rumah karantina yang disiapkan Pemdes Pengkol.

22 Warga yang Jadi ABK Kapal Pesiar Pulang, Pemdes di Nguter Sukoharjo Siapkan 14 Rumah Karantina

Warga Nguter Sukoharjo yang Jadi ABK Kapal Pesiar di Amerika Serikat Positif Corona, Ini Kondisinya

"Dia kembali ke kampung halamannya pada tanggal 23 April 2020," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Minggu (10/5/2020).

Selama masa karantina itu, Sugiyo mengatakan jika D tidak pernah berinteraksi langsung dengan keluarganya.

Hingga pada tanggal 8 Mei kemarin, hasil swab tesnya menyatakan dia positif Covid-19.

"Saat ini dia tengah menjalani isolasi mandiri tahap kedua di rumah karantina yang disiapkan Pemdes Pengkol," jelasnya.

16 Mahasiswa dari Sukoharjo yang Kuliah di Arab Saudi Sudah Tiba, Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari

Pandemi Corona, Semua yang Diperlukan Nasabah di Pegadaian Sukoharjo Dituruti, Maksimal Rp 400 Juta

Dengan adanya kasus itu, dia mengatakan, belum ada pihak keluarga maupun warganya yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP).

Kendati demikian, Gugus Tugas Desa tetap akan melakukan rapid tes kepada para ABK yang telah kembali ke Desa Pengkol.

"Saat ini ada lima orang yang menjalani karantina mandiri, rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan rapid test," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved