Penjelasan MUI Soal Shalat Idul Fitri Boleh di Lapangan Bagi Daerah Klaster Terkendali Covid-19

MUI memastikan sejumlah daerah yang masuk dalam klaster terkendali Covid-19, bisa melaksanakan shalat Idul Fitri di lapangan terbuka.

TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ribuan warga salat id berjamaah di Halaman Balai Kota Solo, Jumat (15/6/2018) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan sejumlah daerah yang masuk dalam klaster terkendali Covid-19, bisa melaksanakan shalat Idul Fitri di lapangan terbuka.

Maksud dari zona terkendali yakni wilayah yang masuk zona hijau, dan angka kasus penyebaran virus corona landai.

Sementara, daerah yang masuk dalam klaster tidak terkendali, melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI, Nadjamuddin Ramly menyebut, suatu daerah dikatakan terkendali atau tidak itu tergantung keputusan pemerintah terkait.

"Fatwa Majelis Ulama Indonesia membagi dua klaster, terkendali dan tidak terkendali."

"Kalau disitu pemegang otoritasnya mengatakan terkendali, maka shalat Idul Fitri bisa digelar," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Minggu (17/5/2020).

Ilustrasi shalat Idul Fitri
Ilustrasi shalat Idul Fitri (TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI)

Ia menegaskan, apabila pemerintah menyatakan suatu daerah sebagai klaster tidak terkendali, maka shalat Idul Fitri harus di rumah.

"Tapi kalau di kawasan itu tidak terkendali, maka tidak boleh. Itu sudah zona merah."

"Jadi diksi dalam fatwa kami itu tidak ada merah kuning hijau, yang ada adalah terkendali dan tidak terkendali," tegas dia.

30 Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri 1441 H, dari Lucu hingga Serius, Cocok Dibagikan Lewat Medsos

Petani Gunung Kidul Ingin Bangun Patung Didi Kempot, Belum Terlaksana Karena Tak Sempat Ukur Badan

Di Tengah Corona, Umat Islam di Karanganyar Diimbau Salat Idul Fitri di Rumah Tidak di Tempat Umum

"Pemutus terkendali atau tidak terkendali adalah pemerintah yang ada di situ," lanjut Nadjamuddin.

Halaman
12
Penulis: reporter
Editor: tribunnews
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved