Solo KLB Corona

Wonogiri Belum Terapkan New Normal, Destinasi Wisata Tetap Tutup

"Dari segi epidemiologi, angka reproduksi efektif Covid-19 atau potensi penularan virus Corona kita masih berada di atas 1," katanya, Sabtu (6/6/2020)

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Agil
Bupati Wonogiri Joko Sutopo,saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Minggu (31/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri belum akan menerapkan sistem new normal, meski kurva kasus Covid-19 sudah mulai menurun.

Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri Joko Sutopo, alasan belum akan menerapkan new normal ini karena Pemkab Wonogiri belum memenuhi skor yang ditetapkan pemerintah.

Untuk penerapan new normal ini, Pemkab Wonogiri harus melihat kondisi epidemiologi yang meliputi perkembangan kasus positif, ODP PDP, jumlah kematian, dan penularan Covid-19.

CFD Solo Belum Dibuka Saat New Normal, Khawatir Kerumunan Tidak Terkendali

Update Corona Global Sabtu 6 Juni 2020: Total 6,8 Juta Kasus, Kini China di Peringkat 18 Terbanyak

"Dari segi epidemiologi, angka reproduksi efektif Covid-19 atau potensi penularan virus Corona kita masih berada di atas 1," katanya, Sabtu (6/6/2020).

"Padahal kriteria yang ditentukan Bappenas angka tersebut harus di bawah 1," imbuhnya.

Selain itu Pemkab Wonogiri juga akan melihat kesiapan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan protokol kesehatan, dan kesiapan masyarakatnya.

"Dari sisi surveilans, alat rapid test yang dimiliki Pemkab saat ini belum sebanding dengan jumlah penduduk yang akan diambil sampelnya," jelasnya.

Dengan pertimbangan itu, Pemkab Wonogiri belum akan terburu-buru menerapkan sistem new normal.

Hal ini juga membuat sejumlah tempat pariwisata di Kabupaten Wonogiri juga belum akan dibuka.

Sejak Maret 2020, tempat wisata yang di kelola Pemkab Wonogiri dan BumDes ditutup terlebih dahulu.

"Yang paling utama adalah kesehatan masyarakat terlebih dahulu," jelasnya.

"Saat ini kami masih melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan penularan Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved