Virus Corona
Tips Soal Angka Kecukupan Gizi Vitamin untuk Hadapi New Normal, Berikut Penjelasan IDI
Untuk menghadapi new normal tentunya perlu adanya asupan gizi yang baik agar daya tahan tubuh bisa terjaga.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM - Pelaksanaan new normal atau normal baru di tengah pandemi corona telah diterapkan di beberapa daerah.
Untuk menghadapi new normal tentunya perlu adanya asupan gizi yang baik agar daya tahan tubuh bisa terjaga.
• Benarkah Tekanan Darah Rendah Berbahaya bagi Kesehatan Tubuh? Simak Penjelasannya
Lalu bagaimana kebutuhan nutrisi yang tepat untuk menghadapi new normal?
Dikutip dari tayangan Kompas TV, Dokter Spesialis Paru IDI, dr. Fariz Nurwidya menjelaskan soal berapa banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk saat ini.
"Untuk pencegahan jelas perlu memenuhi angka kecukupan gizi berbagai vitamin dan mineral secara umum yang sifatnya anti-oksidan lebih dianjurkan" ujar Fariz.
Dokter Fariz pun menjelaskan soal angka kecukupan gizi untuk vitamin C bagi tubuh.
"Angka kecukupan gizi untuk vitamin C harian kita itu memang 90 Mg, itu di masa biasa untuk masa pandemi kita bisa menggunakan dosis maksimal harian yaitu 2000 Mg, yang diminum dengan dosis terbagi 500 Mg per 6 jam" ujarnya.
Tak hanya vitamin C, Fariz juga menekankan akan pentingnya vitamin D3.
"Vitamin D3 ini penting untuk kerja limfosit jadi limfosit ini adalah komponen dari sel darah putih yang sangat penting memainkan peranan dalam pertahanan tubuh melawan virus" ucap Fariz.
"Kita bisa dipertimbangkan untuk vitamin D3 sebanyak 1000 unit sampai 2000 unit per hari, kemudian juga mineral zinc picolinate, gluconate dan juga selenium" tambahnya.
• Tips Aman Berobat dan Kontrol Kesehatan saat Pandemi Corona, Bikin Janji Dulu dengan Rumah Sakit
Fariz mengingatkan jika untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bukan dari suplemen tetapi dari buah-buahan.
"Sumber protein itu biasanya mengandung mineral dan vitamin D3, saya pikir yang penting asupan makro nutrien terjaga maka yang micro biasanya juga tercukupi"ujarnya.
Ia menyarankan yang baiknya dihindari adalah ketiika minum kopi atau teh ketika mengonsumsi vitamin karena bisa menggangu penyerapan micro nutrien.
" Biasanya tidak menggabungkan minum kopi atau teh dengan makan yang mengandung vitamin, karena itu bisa menggangu penyerapan sejumlah vitamin dan mineral, jadi kalau mau minum kopi atau teh harus diberi jarak waktu" jelasnnya.
Dokter Faris mengungkap pantangan yang sebetulnya sangat dihindari adalah merokok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/meningkatkan-imun-atau-daya-tahan-tubuh.jpg)