Breaking News:

Demo di Uniba

Berakhir, Pendemo Buat 10 Tuntutan di Antaranya Tolak Nepotisme dan Sistem Penggajian di Uniba Solo

Ada 10 tuntutan yang dikeluarkan para demonstran dalam aksi jilid III di Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta, Kamis (2/7/2020).

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Ratusan mahasiswa dan dosen hingga karyawan Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta melakukan demonstrasi jilid III, di halaman kampus yang berada di Jalan Agus Salim Nomor 10, Keluarahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (2/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada 10 tuntutan yang dikeluarkan para demonstran dalam aksi jilid III di Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta, Kamis (2/7/2020).

Jubir Aksi Damai III Amir Junaedi mengatakan, 10 tuntutan tersebut adalah menolak nepotisme yang ada dalam Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik (Yapertib) Surakarta.

"Mengeluarkan Solichul Hadi, Astari, Tetuko dan kroninya," tegas Amir kepada TribunSolo.com.

Catat! Begini Arahan Wali Kota Solo FX Rudy Bagi Warga yang Akan Gelar Pesta Nikah Jelang New Normal

Hadiri Simulasi Pernikahan di Hotel Saat Pandemi, Wali Kota Solo FX Rudy : Telah Memenuhi Syarat

Sebab, ketiganya memiliki hubungan keluarga yakni ayah dan anak dan semuanya menduduki jabatan strategis di yayasan.

Dia menjelaskan, kembalikan Dewan Pembina Yapertib sesuai UU Yayasan No 16 tahun 2001 dan UU no 28 tahun 2004.

"Juga Kembalikan kepengurusan yayasan sesuai UU No 28 tahun 2004," harap dia.

Selain itu pendemo menuntut kebalikan pengelolaan wakaf Uniba sesuai peruntukannya.

Termasuk melakukan audit investigasi seluruh aset Yapertib dan kembalikan pengelolaan universitas sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

"Permenristek No 16 tahun 2018 tentang tata cara penyusunan statuta PTS," kata dia.

Pendemo Teriaki Ketua Yayasan Uniba Solo, Penjelasannya di Mobil Komando Tak Puaskan Peserta Aksi

BREAKING NEWS : Mahasiswa & Dosen Uniba Solo Demo Lagi, Eks Rektor yang Viral Lepas Baju Juga Hadir

Dia menambahkan, pendemo juga menolak intervensi Yapertib dalam pengelolaan universitas.

"Kami juga tuntut kembalikan sistem atau aturan penggajian dan honorarium dosen dan karyawan sesuai aturan sesuai aturan kepegawaian UNIBA," kata dia.

Adapun untuk tuntutan turunkan rektor, WR A dan WR B sudah terealisasi.

"Hilangkan jabatan boneka," papar dia. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved