Breaking News:

Kisah Guru TK di Ngawi, 52 Tahun Mengabdi Karena Prihatin Anak di Desanya Sering Berkata Kasar

Kisah seorang guru TK dari Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Ngawi yang bernama Ida Rukmiyati yang mulai terjun ke bidang pendidikan karena merasa bosan.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tangkap layar kanal YouTube Tribun Solo Official
Ida Rukmiyati, seorang guru TK yang mengabdi selama 52 tahun mendirikan sekolah karena prihatin dengan tingkah laku anak-anak di desanya. 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah seorang guru TK dari Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Ngawi yang bernama Ida Rukmiyati yang mulai terjun ke bidang pendidikan karena prihatin dengan anak-anak di lingkungannya.

Hal tersebut disampaikannya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Tribun Solo Official, Selasa (28/7/2020).

Selain itu, Ida atau yang akrab disapa Bu Min juga merasa bosan berada di rumah.

Berawal dari rasa bosan itu, Ida mulai terjun ke dunia pendidikan setelah ia menikah dua tahun dengan Supono.

Meski ia  tidak memiliki latar belakang di bidang pendidikan.

Namun sang suami, Supono merupakan seorang guru yang menempuh pendidikan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP).

Nestapa Perempuan 23 Tahun di Klaten Positif Pasca Jenguk Pasien yang Ternyata Terinfeksi Covid-19

Bidan Asal Juwiring Klaten yang Bekerja di Pukesmas Solo Sembuh dari Corona Seusai 9 Hari di RS

Dan keduanya memutuskan untuk menikah di tahun 1966 silam.

Kemudian pada tahun 1968 Ida mulai mengajar anak-anak yang berada di lingkungan sekitar rumahnya.

Ida menjelaskan, alasannya terjun ke bidang pendidikan karena merasa bosan berada di rumah.

Berbekal sarana dan prasarana yang di punya, Ida memutuskan untuk mengajar anak-anak di desa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved