Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pilkada Solo 2020

Respon Putra Jokowi Gibran Soal PKS Bakal Carikan Penantang Buat Dirinya di Pilkada Solo 2020

Gibran tidak mempersoalkan PKS yang ingin mencarikan lawan untuk dirinya di Pilkada Solo 2020.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Ilustrasi : Bakal Calon Wali Kota, Gibran Rakabuming Raka, menyalami warga Todipan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah mencari sosok penantang pasangan bakal calon, Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa di Pilkada Solo 2020.

Sejumlah sosok mulai jajaki, diantaranya Achmad Purnomo yang gagal mengantongi rekomendasi PDI Perjuangan.

Gibran tidak mempersoalkan PKS yang ingin mencarikan lawan untuk dirinya di Pilkada Solo 2020.

"Tidak apa-apa," jelasnya, Selasa (28/7/2020). 

Gibran mengatakan, dalam waktu dekat ini akan mengunjungi partai yang berkoalisi dan mendukung dirinya. 

Baik partai yang memiliki kursi maupun tidak memiliki kursi di DPRD Kota Solo. 

"Nanti ada jadwalnya melakukan kunjungan," katanya. 

Sementara, soal penolakan Purnomo masuk dalam tim pemenangan Gibran dan Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo 2020. 

Soal Wacana PKS Ingin Ada Duet Purnomo - Cucu Paku Buwono XII, Purnomo: Jangan Berandai-Andai

PKS Buka Peluang Duetkan Cucu Paku Buwono XII dengan Achmad Purnomo Melawan Gibran - Teguh

Pilkada Solo 2020, PKS Solo PDKT dengan Purnomo, Ketua Bappilu: Simbol Perlawanan

Gibran mengatakan, soal penolakan tersebut tidak menjadi masalah. 

Siapapun yang menjadi tim pemenangan dirinya dan Teguh Prakosa akan dia terima dan tegak lurus aturan partai. 

"Saya ikut partai saja, tim pemenangan ada Pak Putut," jelas Gibran, Rabu (29/7/2020). 

Seperti diketahui, Achmad Purnomo telah menyampaikan kepada DPC PDI Perjuangan Kota Solo bahwa ia tidak mau masuk dalam tim pemenangan Gibran - Teguh. 

Purnomo beralasan dirinya ingin istirahat dan meluangkan waktu bersama keluarga bila tak lagi menjabat Wakil Wali Kota. 

Di samping itu, ia juga menilai tanpa kehadirannya pasangan bakal calon Gibran - Teguh masih bisa menang. 

Penolakan Purnomo ini juga sudah ditanggapi Ketua Bappilu DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto.

Menurutnya, itu sebagai sinyal perlawanan Purnomo terhadap pencalonan Gibran. 

"Sinyal itu sudah ada, pak Purnomo tidak bersedia jadi tim pemenangan," kata Sugeng kepada TribunSolo.com, Selasa (28/7/2020). (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved