Breaking News:

Pencurian Mobil Operasional BRI Solo

Ini Motif Pria asal Laweyan Nekat Curi Mobil Operasional BRI Solo

Pihak kepolisian terus mendalami motif MMH (44) Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo nekat mencuri mobil operasional milik BRI Slamet Riyadi Solo

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Seorang polisi saat memeriksa sebuah mobil jenis Toyota Kijang milik BRI Solo di Mapolres Solo, Kamias (6/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pihak kepolisian terus mendalami motif MMH (44) Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo nekat mencuri mobil operasional milik BRI Slamet Riyadi Solo

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Purbo Adjar Waskito mengatakan, pelaku mengaku mencuri lantaran kepepet ekonomi.

"Motifnya ekonomi," jelas Kasatreskrim Polresta Solo AKP Purbo Adjar Waskito singkat, Jumat (7/8/2020).

Dia mengjelaskan, dalam aksi nekatnya tersebut pelaku beraksi seorang diri.

"Aksinya tunggal, dia sendirian masuk dalam mobil kemudian kabur," ucap dia.

Lengkapi Berkas Kasus Pencurian Mobil Operasional BRI Solo, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Gibran dan FX Rudy Beberkan Pertemuannya dengan Megawati dan Puan Maharani

DPC PDIP Solo Tanggapi Utusan Misterius yang Rayu PSI Lawan Gibran, FX Rudi: Kita tidak terpengaruh

Update Covid-19 Solo 6 Agustus 2020 : Tambah 1 Kasus Positif dari Suspek Naik Kelas, Kini Tembus 290

Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan baik pada saksi dan juga tersangka.

"Saksi sudah diperiksa, kami lakukan usai penangkapan kemarin," kata AKP Purbo.

Dia menjelaskan, tersangka juga sudah ditahan di Mapolresta Solo.

Saat ini, polisi masih berusaha melengkapi berkas perkara kasus pencurian mobil operasional BRI itu.

Selanjutnya, bila berkas sudah lengkap akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo.

Sejumlah barang bukti telah diamankan pihak kepolisian, seperti mobil operasional yang dibawa kabur pelaku, yaitu satu unit mobil jenis Toyota Kijang Inova warna hitam, dengan Nopol AD 8457 ZS itu.

"Barang bukti sudah diamankan juga," papar dia.

Dia menjelaskan, motif pelaku melakukan aksi tersebut lantaran kepepet Ekonomi.

Pelaku dijerat pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved