Berita Solo Terbaru
Anak Buahnya Salah Tulis Kepanjangan ITS hingga Viral di Medsos, Rektor UNS Prof Jamal Minta Maaf
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali membuat geger di jagad medsos.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali membuat geger di jagad medsos.
Kini bukan masalah mahasiswa vs rektorat, tetapi pembicaraan singkatan ITS menjadi viral.
Pemicunya, postingan yang diunggah dalam akun instagram resmi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, @uns.official pada Selasa (11/8/2020).
Postingan menampilkan urutan 10 perguruan tinggi negeri (PTN) teratas dengan nilai UTBK tertinggi bidang sains dan teknologi.

• Bobby Nasution Maju di Pikada Medan Bukti Jokowi Bangun Dinasti Politik? Ini Kata Pengamat
• BREAKING NEWS : Warga Solo Antre 2 Km Demi Bantuan Rp 2,4 Juta Akibat Imbas Pandemi Corona
Postingan itu menjadi buah bibir lantaran salah tulis kepanjangan dari ITS.
ITS sejatinya merupakan akronim dari Institut Teknologi Sepuluh November.
Tapi, oleh pihak UNS, disebut 'Institut Teknologi Surabaya'.
Dihubungi TribunSolo.com, Rektor UNS Solo, Prof Jamal Wiwoho meminta maaf soal salah tulis kepanjangan ITS dalam unggahan akun resmi kampus Kentingan.
"Saya mohon maaf," kata Jamal kepada TribunSolo.com, Selasa (11/8/2020).
Kesalahan tulis, lanjut Jamal, lantaran ketidaktepatan penulisan akronim yang dilakukan staf humasnya.
"Kalau saya melihat begini. Awalnya itu, daftar hanya berisi singkatan-singkatan semua, misal Universitas Gadjah Mada ditulisnya UGM," ujar dia.
"Staf saya di humas kemudian yang kurang tepat untuk singkatannya ITS, ITS itukan mestinya Institut Teknologi Sepuluh November," tambahnya.
Jamal pun menceritakan kisah di balik kesalahan tersebut.
• Kapolda Jateng Beberkan Peran Sejumlah Pelaku Penyerangan Keluarga Umar Assegaf di Pasar Kliwon Solo
• Soal Bantuan Rp 600 Ribu untuk Karyawan, Menaker: Kalau Punya BPJS Ketenagakerjaan Otomatis Berhak
Ternyata, Jamal mengungkapkan, dirinya baru mengetahui salah tulis itu setelah dihubungi Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari.
"Tadi saya juga sudah klarifikasi ke divisi humas, mereka sudah minta maaf, dan postingan sudah diturunkan," ungkapnya.
Dituturkan Jamal, pihaknya juga sudah meminta maaf kepada pihak ITS atas kesalahan penulisan akronim itu.
"Sudah minta maaf, pihak ITS juga sudah memaafkan," tandasnya. (*)