Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Temukan 225 Kelalian Coklit, Bawaslu Sukoharjo Minta KPU Lakukan Coklit Tahap 3

"Hasil pengawasan menunjukan data yakni terdapat 36 data yang belum dilakukan coklit dan 189 data rumah yang belum dipasangi stiker A.A.2.KWK,"

TribunSolo.com/Agil Tri
Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Proses tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) pada Pilkada Sukoharjo 2020 menjadi perhatian Bawaslu Sukoharjo. 

Coklit sendiri dilakukan pada 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 untuk mendata pemilihan jelang Pilkada Sukoharjo .

Bawaslu Sukoharjo menilai, ada tahapan Coklit yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tidak sesuai prosedur. 

Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto, pihaknya merekomendasikan Perbaikan Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih atau pencocokan dan penelitian (coklit) tahap tiga. 

Hal tersebut dilakukan setelah Bawaslu menemukan ada 225 kelalaian coklit yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih PPDP.

"Hasil pengawasan menunjukan data yakni terdapat 36 data yang belum dilakukan coklit dan 189 data rumah yang belum dipasangi stiker A.A.2.KWK," kata Bambang Muryanto, Selasa (18/8/2020).

Saran Perbaikan terkait Data Pemilih dikirimkan Bawaslu Sukoharjo kepada KPU Kabupaten Sukoharjo melalui Surat Bawaslu Kabupaten Sukoharjo Nomor ;  070/Bawaslu Prov.JT-25/PM.01.02/VIII/2020, tanggal 17 Agustus 2020.

Pilkada Serentak 2020, LHKP Muhammadiyah Prediksi Ada 7 Daerah di Jateng Hanya Miliki Calon Tunggal

Dapat Barang dan Usulan Nama Singkatan dari Kader, Gibran: Pilkada 2020 Jadi Ajang Kreativitas

Di Daerah Ini, PKS Bakal Koalisi dengan PDIP Usung Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2020

"Saran perbaikan pengawas Pemilihan dimaksudkan untuk menjamin hak pilih di seluruh daerah pilkada sekaligus agar daftar pemilih yang akurat, mutakhir dan komprehensif, sekaligus mengurangi potensi penggunaan daftar pemilih yang dilarang dalam pemilihan di masa pandemi," imbuh Bambang.

Bawaslu juga membuka 13 Pokso  pemutahiran data dan penyusunan data pemilih, yakni di Kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dan di 12 Kecamatan di Sukoharjo. 

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved