Breaking News:

Pilkada Solo

Kisah Bagyo Si Tukang Jahit, Dulu Dianggap Guyonan, Kini Resmi Lolos Verifikasi Ikut Pilkada Solo

Kisah Bagyo Si Tukang Jahit, Dulu Dianggap Guyonan, Kini Resmi Lolos Verifikasi Ikut Pilkada Solo

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Warga Penumping, Laweyan, Solo, Bagyo Wahyono, yang akan maju ke Pilkada Solo 2020 melalui jalur independen saat ditemui TribunSolo.com, Senin (4/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jalan hidup orang memang yak ada yang tahu.

Termasuk jalan hidup seorang Bagyo Wahyono.

Si tukang jahit ini dulu dianggap bahan dagelan, karena berniat maju ke Pilkada Kota Solo.

Lepas dari Jeratan Tuduhan Pemalsuan e-KTP, Bagyo-FX Suparjo Melenggang Lawan Gibran Anak Jokowi

Bagyo Si Tukang Jahit asal Solo Siap Tantang Gibran di Pilkada, Pakai Strategi Satu Kasur Satu Dapur

Tapi siapa sangka, kini Bagyo Wahyono dinyatakan lolos verifikasi faktual, sehingga resmi boleh mendaftar sebagai calon wali kota Solo. 

Rapat Pleno rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Solo masa perbaikan digelar, Jumat (21/8/2020).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh pasangan perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

Bajo dinyatakan lolos verifikasi faktual (verfak) dan berhak mendaftar sebagai cawali dan cawawali di Pilwakot Solo pada tanggal 4-6 September nanti.

Diketahui rekapitulasi hasil verifikasi faktual jumlah dukungan perbaikan Bajo yang memenuhi syarat (ms) ada 10.202 syarat dukungan.

Pada tahap awal pasangan Bajo sudah mengantongi 28.629 dukungan warga.

Artinya, hasil total dukungan pasangan Bajo keseluruhan adalah 38.831 syarat dukungan MS.

"Jumlah itu sudah memenuhi syarat minimal dukungan yakni 35.870 dukungan untuk calon independen," kata dia.

"Bajo juga bisa mendaftar sebagai calon di Pilkada Solo di KPU tanggal 4-6 September," ujar Nurul.

Dia mengatakan, jumlah 10.202 syarat dukungan yang memenuhi syarat meliputi Kecamatan Laweyan 877 syarat dukungan, Serengan 1.001 syarat dukungan, Pasar Kliwon 636 syarat dukungan, Jebres 5.143 syarat dukungan, dan Banjarsari 2.545 syarat dukungan.

Dia mengatakan, dokumen berita acara hasil rapat pleno ini bisa dijadikan Bajo sebagai syarat pencalonan independen mendaftar ke sebagai calon di KPU. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved