Mengenal Penyebab Panu di Kulit, Begini Cara Mengatasinya
Jenis infeksi jamur ini mengganggu pigmentasi normal kulit karena menghasilkan bercak kecil yang menyebabka perubahan warna.
TRIBUNSOLO.COM -- Salah satu penyakit kulit yang sering dialami penduduk negara tropis adalah panu atau tinea versicolor.
Panu meripakan infeksi jamur yang umum pada kulit.
Jenis infeksi jamur ini mengganggu pigmentasi normal kulit karena menghasilkan bercak kecil yang menyebabka perubahan warna.
• Jerawat Malah Ganggu Pikiranmu? Coba Lakukan 7 Tips Pecegahan Ini untuk Kulit Lebih Bersih dan Sehat
• Cara Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Pilih Produk Nonkomedogenik
Meski tidak menyebabkan masalah serius pada kesehatan, panu bisa menyebabkan tekanan psikologis yang mempengaruhi rasa percaya diri penderitanya.
Penyebab
Penyebab infeksi ini adalah jenis jamur malassezia yang tumbuh di permukaan kulit.
Pada dasarnya, jenis jamur ini hidup berdampingan dengan sel tubuh yang saling mendukung dan menguntungkan.
Sayangnya, jamur ini bisa tumbuh di luar kendali dan mempengaruhi warna alami atau pigmentasi kulit kita.
Jamur penyebab panu ini bsia tumbuh di luar kendali karena keringat berlebih, cuaca panas dan lembab, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau perubahan hormonal.
Gejala
Selain munculnya bercak putih pada kulit, gejala yang ditimbulkan akibat panu antara lain kulit menjadi kering, gatal dan bersisik.
Pada orang yang berkulit gelap, munculnya panu bisa menyebabkan hipopigmentasi atau hilangnya warna kulit.
Panu juga bisa memicu hiperpigmentasi atau perubahan warna kulit menjadi semakin gelap.
Cara mengatasi
Krim atau obat antijamur yang dijual bebas di toko biasanya bisa mengatasi panu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-panu-di-kulit.jpg)