Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pabrik Busa di Sukoharjo Terbakar

Polisi Periksa Tiga Orang Saksi Ungkap Kebakaran Dahsyat yang Hanguskan Pabrik Busa Telukan Grogol

"Kita sudah memeriksa tiga saksi, yang terdiri dari satpam, karyawan, dan warga," jelasnya.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Muhamad Alfan di lokasi pabrik menjelang olah TKP yang dilakukan Tim Labfor Polda Jateng, Jumat (18/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Polisi memeriksa tiga orang saksi pasca kebakaran dahsyat terjadi di pabrik busa PT Sari Guna Sukoharjo.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Muhamad Alfan mengatakan, kejadian kebakaran di Jalan Ciu Nomor 18 Telukan, Desa Telukan, Kecamatan Grogol itu terjadi Kamis (17/9/2020) pukul 17.00 WIB.

Karena banyaknya bahan material yang mudah terbakar, api cepat membesar dan sulit dipadamkan.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (18/9/2020).

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dari kasus kebakaran ini.

"Kita sudah memeriksa tiga saksi, yang terdiri dari satpam, karyawan, dan warga," jelasnya.

Petugas Pemadam Kebakaran saat memadamkan api di pabrik pembuatan busa PT Sari Guna, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Kamis (17/9/2020)
Petugas Pemadam Kebakaran saat memadamkan api di pabrik pembuatan busa PT Sari Guna, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Kamis (17/9/2020) (ISTIMEWA)

Penentuan UMK 2021 di Tengah Pandemi, Pengamat UNS : Pengusaha & Pekerja Harus Cari Win-win Solution

Tekor Akibat Pandemi Covid-19, Apindo Solo Prediksi Kenaikan UMK 2021 Tidak Akan Terjadi

Tukang Jahit Penantang Gibran Anak Jokowi Rela Galang Dana Operasional Kampanye dengan Jualan Kaos

"Kemungkinan nanti saksi bisa bertambah," imbuhnya.

Dari keterangan saksi, dia mengatakan, api sempat terlihat dari trafo listrik yang ada didalam pabrik.

"Namun untuk penyebab pastinya, menunggu hasil pemeriksaan dari Lapfor nanti," ucap dia.

Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui berapa kerugian yang ditafsir.

"Kerugian belum, masih dalam penghitungan," kata dia.

Dia mengatakan, tidak korban jiwa maupun korban luka atas kejadian ini.

"Kejadian ini melalap dua gudang dibagian produksi, sekitar 80 persen terbakar," ucap dia.

"Saat kejadian karyawan sudah pulang, sehingga sudah tidak ada aktivitas di dalam pabrik," tandasnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved