Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pesilat PSHT Dibacok di Kartasura

PSHT Beri Tenggat Waktu Seminggu Ungkap Kasus Pembacok Anggotanya, Begini Tanggapan Kapolresta Solo

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memberi tenggat seminggu bagi kepolisian untuk mengusut pelaku pembacokan dan pembakaran motor.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunsolo.com / Ryantono Puji Santoso
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melayani permintaan wawancara di Mapolresta Solo, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (12/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memberi tenggat seminggu bagi kepolisian untuk mengusut pelaku pembacokan dan pembakaran motor.

Itu diketahui dan tersebar dalam unggahan video yang menunjukkan seorang anggota PSHT melakukan orasi di Manahan Solo beberapa waktu lalu.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak sendiri meminta pihak PSHT untuk menyerahkan kasus tersebut pada pihak kepolisian.

Ade sendiri menjamin jika kasus pembacokan yang terjadi di 2 lokasi itu akan berlangsung profesional.

Pembacok Pendekar PSHT Belum Tertangkap, Kapolresta Solo Sebut Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Seminggu PSBB Jakarta, Gibran Anak Presiden Jokowi Akui Pendapatan Turun,Tapi Masih Bisa Buka Cabang

"Kita akan bekerja secara profesional dan tuntas, intinya itu," ungkap Ade di sela-sela jumpa pers kasus Metrodanan di Mapolresta Solo, Senin (21/9/2020).

Saat ini, sambung Ade proses hukum masih tengah berlangsung, baik penyidikan maupun penyelidikan.

Ia pun menanggapi wacana massa PSHT yang bakal menggeruduk Kota Solo jika pembacokan tersebut tak segera menemui titik temu.

"Sudah jelas, kita mengimbau jika saat ini kita sedang dalam keadaam pendemi, segala yang menimbulkan kerumunan massa jelas kita hindari," aku dia.

"Itu sudah dilarang, baik Inpres maupun Perwali," tandasnya.

Lantaran hal tersebut, Ade meminta PSHT untuk mengurungkan niat datang ke Kota Solo lagi.

"Kami minta untuk mempercayakan pada pihak Polri, untuk temen temen bisa aktif untuk menahan diri," ujarnya.

"Mohon untuk meredam dan menahan diri untuk pengerahan massa," harap dia.

Update Pelaku Penyerangan Keluarga Umar Assegaf, Polisi Tangkap Lagi 2 Orang, Tapi 5 Orang Masih DPO

5 Fakta Penyerangan Pesilat PSHT di Solo dan Sukoharjo, Korban Ungkap Firasat Buruk Sebelum Kejadian

Detik-detik Penyerangan Terekam CCTV

Detik-detik aksi brutal penyerangan oleh sekelompok orang bercadar yang menyasar pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terekam kamera CCTV milik warga sekitar.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved