Info Kesehatan
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Tiroid, Makanan Cepat Saji hingga Gandum
Kelenjar ini berperan dalam melepaskan hormon yang mengatur metabolisme, detak jantung, suhu, dan internal. Jadi jika Anda masalah
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM – Beberapa dari Anda pasti sudah tidak asing dengan kelenjar tiroid.
Tiroid merupakan kelenjar berbentuk kupu-kupu yang berada di pangkal leher.
Kelenjar ini berperan dalam melepaskan hormon yang mengatur metabolisme, detak jantung, suhu, dan internal.
Jadi jika Anda masalah pada kelenjar tiroid pastinya akan muncul banyak masalah dan berdampak bagi kesehatan tubuh.
Melansir dari dimajadid.net, ada dua jenis penyakit tiroid yakni hipotiroidisme dan hipertiroidisme.
• 6 Manfaat Tak Terduga Rutin Olahraga bagi Kesehatan, Tingkatkan Kesehatan Otak dan Kualitas Tidur
• Sederet Manfaat Kentut bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui, Baik untuk Usus Besar
• Dianggap Limbah, Ini 5 Manfaat Luar Biasa Air Buangan AC yang Tak Banyak Orang Tahu
Hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar tidak menghasilkan cukup hormon sementara hipertiroidisme kelenjar terlalu banyak melepaskan hormon.
Hipotiroidisme akan muncul dan disertai gejala sepeti berat badan naik, kelelahan, depresi, dan mudah dingin.
Sedangkan hipertiroidisme memiliki gejala seperti berat badan turun, gugup, mudah marah, dan detak jantung teratur.
Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari jika Anda menderita gangguan tiroid karena bisa membuat kondisi Anda semakin buruk.
Berikut makanan yang sebaiknya dihindari yang dirangkum dari dimajadid.net:
1. Makanan cepat saji
Kelenjar tiroid membutuhkan yodium untuk bisa menghasilkan hormon T3 dan T4.
Nah, dalam makanan cepat saji meski mengandung banyak garam tetapi beberapa restoran yang tidak memperhatikan jika garam yang digunakan mengandung sedikit yodium.
Sehingga makanan tersebut hanya akan memberi Anda sedikit yodium dan tidak cukup untuk menghasilkan hormon yang dibutuhkan.
2. Makanan olahan
Sama seperti dengan makanan cepat saji, makanan olahan juga mengandung banyak sodium tetapi jarang mengandung garam yang beryodium.
Bahkan, banyak dari makanan ini yang mengandung natrium, jika terlalu banyak dalam mengonsumsinya berisiko terkena penyakit jantungdan tekanan darah tinggi.
• Manfaat Minum Jus Pare Setiap Hari, Ini yang Terjadi pada Tubuh
• Paling Kaya Punya Harta Rp 21,1 M, Ini Rincian Harta Putra Jokowi Gibran Sang Calon Wali Kota Solo
• Daftar Kekayaan Gibran Putra Jokowi Rp 21,1 Miliar, Punya Utang Rp 895 Juta, Ini Rinciannya
3. Gandum
Ada penyakit seperti seliaka yang merupakan kelainan tubuh tidak dapat menangani biji-bijian.
Kondisi ini sangat berisiko jika Anda juga mengalami gangguan tiroid.
Jadi jika Anda sudah divonis menderita seliaka dan dianjurkan menghindari makanan dari biji-bijian sebaiknya dipatuhi.
Agar tidak berkembang dan mengganggu tiroid.
4. Kedelai
Kedelai dapat memengaruhi kemampuan tiroid Anda untuk menyerap yodium, jadi jika Anda sudah kekurangan, ini dapat secara signifikan meningkatkan risiko Anda mengembangkan hipotiroidisme.
Namun, banyak peneliti mengatakan bahwa selama Anda tidak makan banyak kedelai atau memiliki kekurangan yodium yang sudah ada sebelumnya, Anda tidak akan meningkatkan risiko mengembangkan tiroid yang kurang aktif.
5. Jeroan
Terlalu banyak mengonsumsi makanan daging organ atau jeroan akan mempengaruhi kesehatan.
Pasalnya, makanan ini memiliki banyak asam lipoat yang bisa mempengaruhi fungsi tiroid.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gejala-kanker-tiroid.jpg)