Berita Solo Terbaru

Kasus Positif Corona Melonjak di Karanganyar, Pedagang dan Pembeli di Pasar Wajib Tertib Protokoler

Imbauan itu disampaikan Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar karena kasus Corona meroket.

Tayang:
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Suasana dalam Pasar Harjodaksino atau Pasar Gemblegan yang tampak lengang tanpa ada aktivitas jual beli di dalamnya di Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Sol, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pedagang dan pembeli di pasar tradisional diminta secara ketat menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19.

Imbauan itu disampaikan Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar karena kasus Corona meroket.

Berdasarkan data @dinkeskaranganyar pada Kamis (8/10/2020) pukul 12.00, tercatat ada 117 kasus positif virus Covid-19.

Dari jumlah itu ada 63 orang menjalani isolasi mandiri dan 54 orang menjalani rawat inap.

Sedangkan secara keseluruhan total ada 403 pasien yang dinyatakan sembuh dan 33 orang meninggal dunia.

Nestapa 8 Warga Nogosari Boyolali, Tilik Tetangga yang Sakit, Habis Itu di-Swab Test dan Kena Corona

Muncul Klaster Covid-19 di Asrama Militer Banjarsari, Pemkot Solo Segera Kirim Bantuan Logistik

Plt Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi menyampaikan, sebagai langkah antisipasi potensi penyebaran virus Covid-19 di kawasan pasar, pedagang dan pengunjung diminta menerapkan protokol kesehatan.

Dia menjelaskan, sarana untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus Covid-19 terutama di kawasan pasar tradisional secara umum sudah disediakan, seperti fasilitas cuci tangan.

Begitu juga penyemprotan cairan desinfektan secara berkala.

"Setiap lurah pasar sudah saya instruksikan supaya 5 menit-10 menit sekali, diworo-woro (protokol kesehatan) lewat pengeras suar," jelasnya.

"Sarana pencegahan Covid-19 secara umum sudah ada, tempat cuci tangan, penyemprotan desinfektan rutin dan penggunaan masker. Saya minta saling mengingatkan saat menarik retribusi," katanya, Jumat (9/10/2020).

Martadi mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, dari 17 pasar tradisional ada satu pasar tradisional yang terdapat kasus virus Covid-19.

Pihak dinas sudah memerintahkan supaya dilakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri di Pasar Karangpandan pada kemarin.

Selain itu dinas terkait juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Karanganyar supaya dilakukan penyemprotan cairan desinfektan mulai dari terminal hingga pasar.

"Pasar sudah kita semprot. Positifnya dari mana belum kita telusuri. Apakah dari pedagang pasar atau mungkin dari mana terus ke pasar belum ditelusuri," terang dia.

Tambah Lagi 77 Pasien, Jumlah Positif Corona di Boyolali Nyaris Menyentuh Angka 1.000 Kasus

Kisah Pilu Keluarga di Kudus, Depresi Merasa Terinfeksi Corona, Ayah Ini Cekik Putrinya & Bunuh Diri

"Sudah saya perintahkan semprot mandiri. Saya juga sudah koordinasi dengan BPBD untuk penyemprotan dari terminal hingga pasar," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved