Berita Solo Terbaru
Kisah Pegawai Restoran Pizza Rela Jualan di Pinggir Jalan Berjam-jam : Yang Penting Tak Kena PHK
"Karena Covid-19. Buat tidak mengurangi pekerja jadinya jualan di jalan saja seperti ini. Daripada mem-PHK," katanya kepada TribunSolo.com.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ilham Oktafian
"Bantu orang tua. Bapak dan ibu wiraswasta. Punya dua warung. Ada di Colomadu dan Kalijambe Nogosari," tutur dia.
"Saya biasanya akan jaga salah satu warung," tambahnya.
Soal besaran gaji, Sun mengungkapkan rerata per harinya bisa hampir Rp 100 ribu.
"Kalau semuanya Rp 90 ribu per hari. Itu sudah termasuk overtime, gaji pokok, dan transport," ungkapnya.
Baca juga: Kisah di Balik Pria yang Berontak saat Razia Karena Tak Pakai Masker, Ternyata Hidupi 5 Anak Yatim
Baca juga: Kisah Bocah Sragen Hilang di Jakarta, Kini 11 Tahun Bertemu Keluarga, Sempat Bertahan Jadi Pengamen
Baca juga: Nasib Pilu Bocah 9 Tahun yang Lawan Pemerkosa Ibunya: Dibacok Pelaku, Jasadnya Ditemukan di Sungai
Ditolak Orang Tua
Penolakan orang tua didapatkan Sun ketika mencoba peruntungan mengikuti seleksi karyawan Pizza
Hut beberapa bulan lalu.
Itu lantaran mereka berkeinginan anak sulungnya tersebut melanjutkan pendidikan ke perguran tinggi.
Tak patah arang, Sun berusa meyakinkan mereka sebelum akhirnya luluh.
"Orang tua sempat tidak memperbolehkan. Disarankan kuliah
Tapi saya tidak mau," ucap dia.
"Sampai akhirnya memperbolehkan. Ya, sudah tidak apa-apa. Saya ada cita-cita jadi pramugari. Jadi ini sekalian mengumpulkan uang untuk itu," imbuhnya.
Sun mengungkapkan dirinya tahu perihal seleksi karyawan gerai pizza itu dari sekolahnya.
"Tahunya itu dari sekolah. Pihak sekolah suruh coba daftar. Ya, sudah saya coba dan ada seleksinya," kata dia.
"Ikut seleksi. Waktu itu bertepatan pandemi. Lokasinya di Solo Baru. Saya datang langsung ke lokasi. Ada jadwalnya tiap sesi," imbuhnya.
Rasa khawatir tak mendapat pekerjaan berkecamuk dalam diri Sun yang merupakan lulus baru itu.
Apalagi, banyak temannya yang belum mendapatkan pekerjaan di tengah pandemi Corona.
"Khawatir dirasakan juga. Banyak teman yang belum dapat pekerjaan juga," tutur Sun.
"Alhamdulillah, saya dapat kerja," tandasnya. (*)