Ciu Bekonang : Minuman Mengandung Alkohol Asli Sukoharjo yang Melegenda Sejak Zaman Kolonial Belanda
Sebagai produk legendaris, ciu sendiri berada paling banyak ditemui di Kecamatan Polokarto, dan Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
"Tiap kali penyaringan, kita butuh waktu tiga hari," jelasnya.
Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan kadar alkohol sebesar 95-97 persen.
Ada ratusan pengrajin ciu dan Alkohol yang berada di Kecamatan Mojolaban dan Polokarto.
Di Polokarto pengrajin yang tercatat sebanyak 92 pengrajin, sementara di Mojolaban ada 50 pengrajin.
Untuk di Mojolaban, tidak semua pengrajin dapat mengolah tetes tebu ini menjadi etonol.
"Mungkin hanya 50 persen pengrajin yang bisa membuat sampai etanol, karena kemampuan tiap pengrajin berbeda-beda." jelasnya.
Di Bekonang sendiri dapat memproduksi Alkohol untuk keperluan medis sebanyak 50 liter per hari.
Biasanya, alkohol ini dijual dengan harga Rp 30-40 ribu perliter.
Sementara untuk ciu, biasanya dijual di harga Rp 8 ribu perliter. (*)