Aksi Solidaritas Ojol
Nyala Lilin dari Ojol di Sragen, Panjatkan Doa untuk Affan Kurniawan, Berharap Kejadian Tak Terulang
Sembari menyalakan beberapa lilin, para driver ojol duduk melingkar, tertunduk dengan tangan menengadah, mengirimkan doa untuk Affan Kurniawan.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Duka mendalam dirasakan seluruh pengemudi atau driver ojek online (ojol) di Indonesia atas apa yang dialami Affan Kurniawan yang berpulang karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Hal yang sama dirasakan para driver ojol di Kabupaten Sragen dengan menggelar aksi solidaritas dengan menyalakan lilin dan doa bersama.
Aksi yang awalnya direncanakan akan digelar di Alun-alun Sasono Langen Putro dibatalkan dan dipindah ke warung makan kecil di Kecamatan Karangmalang.

Aksi tersebut hanya dihadiri belasan driver ojol, dari perwakilan Grab, Gojek, maupun Shopee.
Mereka duduk melingkar, sembari menyalakan beberapa lilin.
Kemudian para driver ojol tertunduk dengan tangan menengadah, mengirimkan doa untuk Affan Kurniawan.
Baca juga: Alasan Aksi Solidaritas Ojol di Alun-alun Sragen Batal Digelar, Meski Sudah Ada Driver yang Datang!
"Kami amat sedih sekali ya, kita amat berduka cita untuk saudara kita, teman seperjuangan, semoga diampuni segala dosanya, dan diberikan kesabaran atas keluarga yang ditinggalkan," begitu kata salah satu driver ojol, yang diamini oleh semua yang hadir.
Koordinator Sragen Gojek Rider, Cahyo Fajar menyayangkan atas apa yang terjadi pada rekannya, Affan Kurniawan.
"Khususnya kami perwakilan di Kabupaten Sragen memang menyikapi hal tersebut sangat disayangkan sekali, dan kita tidak tahu itu ada unsur kesengajaan atau apa," kata Cahyo kepada TribunSolo.com, Jumat (29/8/2025).
"Yang jelas kita namanya di jalan kehidupan kita, berjihad atau mencari nafkah untuk keluarga itu tidak ada pemikiran yang negatif atau apa, itu mungkin hanya karena musibah atau apa," tambah Cahyo.
Baca juga: Suasana Solo Pasca Demo Berujung Ricuh, Bau Asap Menyengat di Jalan Slamet Riyadi, Puing Berserakan
Karena itulah, para driver Ojol di Sragen memanjatkan doa, agar Affan Kurniawan dapat diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa dan tenang di kehidupan yang lain.
Ia pun sangat berharap agar apa yang dialami Affan Kurniawan tidak terjadi lagi dan apa yang menjadi aspirasi para driver Ojol untuk didengar pemerintah.
"Jadi, kita semua disini semua berharap untuk ke depannya supaya tidak terjadi lagi, dan untuk pihak oknum yang terjadi itu, kita inginkan diproses degan hukum yang jelas yang ada di Indonesia ini," harap Cahyo.
"Dan hak-hak pihak korban tolong diperhatikan, karena kita disini berjuang, banyak sekali kekurangan ekonomi yang kita alami,tapi disini kita sebagai kepala keluarga baik yang sudah mempunyai keluarga atau belum, bisa menunakan tugasnya mencari nafkah untuk keluarga masing-masing," tambah Cahyo.
Baca juga: Jika Prabowo Dimakzulkan, Gibran Otomatis Naik Jadi Presiden? Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara UNS
Mau Evakuasi Korban Gas Air Mata di Slamet Riyadi Solo, Pengemudi Ambulans Malah Dihajar Polisi |
![]() |
---|
Alasan Aksi Solidaritas Ojol di Alun-alun Sragen Batal Digelar, Meski Sudah Ada Driver yang Datang! |
![]() |
---|
Suasana Solo Pasca Demo Berujung Ricuh, Bau Asap Menyengat di Jalan Slamet Riyadi, Puing Berserakan |
![]() |
---|
Demo Ojol di Solo Cari Keadilan untuk Affan Berujung Terbakarnya Gedung Sekretariat DPRD Solo |
![]() |
---|
Jika Prabowo Dimakzulkan, Gibran Otomatis Naik Jadi Presiden? Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara UNS |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.