Proyek Tol Solo Jogja

Hanya Darusalam yang Dapat Ganti Rugi Kecil Rp 1 Juta, Tetangga Lain Ada yang Terima Ratusan Juta

Ya, dia mendapatkan Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta karena hanya satu meter lahannnya yang terdampak Tol Trans Jawa itu.

Tribunjogja.com-Almurfi/TribunSolo.com-Asep Abdullah
Kolose : Sosok Darusalam (62) saat menunjukan pekarangan rumahnya seluas satu meter yang diterjang Jalan Tol Yogyakarta-Solo di Dukuh Purwogondo, RT 001/RW 011, Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Rabu (25/11/2020). Serta penampakan kawasan exit tol Ngasem di Tol Solo-Ngawi yang akan terhubung dengan Tol Solo-Jogja di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (1/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Meskipun warga lain mendapatkan ganti rugi puluhan hingga ratusan juta karena terdampak proyek Tol Solo-Jogja, tak membuat hati Darusalam (55) ciut.

Warga Dukuh Purwogondo RT 001 RW 011, Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten itu diperkirakan hanya mendapat ganti rugi paling kecil.

Ya, dia mendapatkan Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta karena hanya satu meter lahannnya yang terdampak Tol Trans Jawa itu.

Misalnya saja tetangganya bernama Suratmi (55) mendapatkan ganti rugi juah lebih besar ketimbang lahan Darusalam.

Baca juga: Ada Lahan Warga yang Tergilas Tol Solo-Jogja Hanya Satu Meter Persegi, Darusalam : Akan Saya Tabung

Baca juga: Uang Ganti Rugi Proyek Tol Solo – Jogja Desa Kahuman Digelontorkan : Paling Tinggi Rp 1,5 Miliar

Lahan milik suami dari Maridi (56) yang lahan milikinya seluas 198 meter persegi.

Dikatakan, awalnya lahan yang terdampak hanya 153 meter persegi.

"Total luas rumah kami 198 meter persegi, kemarin langsung ada kesepakatan, dan dibayar untuk semua lahan kami," kata Suratmi saat ditemui di rumah ia sewa kepada TribunSolo.com, Jum'at (27/11/2020). 

Suratmi mengaku nantinya uang ganti rugi rumahnya nanti akan digunakan untuk membeli lahan untuk dibangun tempat tinggal sekarang.

Ia mengatakan untuk saat ini, ia bersama keluarga menyewa rumah milik saydaranya yang tak jauh dari rumahnya yang lama.

"Rencana uang ganti rugi nanti untuk beli tanah kosong untuk dibangun rumah, saat ini  kami menyewa rumah sambil berjualan di sini dahulu," jawab Suratmi.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya berencana akan membagikan uang rugi jalan Tol Solo-Jogja kepada saudaranya.

Baca juga: Uang Ganti Rugi Proyek Tol Solo – Jogja Desa Kahuman Digelontorkan : Paling Tinggi Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Bukan Solo, Kapolda Jateng Ungkap Daerah Rawan saat Pilkada Serentak 2020, Ini Alasannya

"Nantinya, uang ini akan kami bagikan ke saudara saya yang juga tinggal berjajar dengan rumah saya, tempat tinggalnya juga masuk dalam proyek ini," ujarnya.

Ia bersama suami Maridi (56), sudah berjualan mie ayam sejak sekitar 1990-an.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved