Berita Klaten Terbaru

Setelah Cuti 72 Hari, Sri Mulyani Kembali Jabat Bupati Klaten : Saya Ikuti Program yang Berjalan

Sri Mulyani kembali menjadi Bupati Klaten setelah menjalani cuti selama 72 hari. Selama cuti, posisi Sri Mulyani diisi oleh Pjs Bupati Klaten Sujarwan

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penyerahan kenang-kenangan kepada Sudjarwanto oleh Bupati Klaten Sri Mulyani dalam penyerahan kepemimpinan Pjs Bupati Klaten ke Bupati Klaten di RSPD Klaten, Minggu, (6/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sri Mulyani kembali menjadi Bupati Klaten setelah menjalani cuti selama 72 hari.

Selama cuti, posisi Sri Mulyani diisi oleh Pjs Bupati Klaten Sujarwanto.

Penyerahan jabatan Kepala Daerah dari Sudjarwanto ke Sri Mulyani diselenggarakan di Gedung RSPD Kabupaten Klaten, Minggu (6/12/2020).

Sri Mulyani memuji Sujarwanto yang menggantikan sementara selama dirinya cuti Pilkada.

Ia memuji kinerja mantan Pjs Bupati Klaten ini dalam penanganan Covid-19 maupun bencana Merapi.

"Ya, kembali ke rutinitas, saya menjalankan selaku Bupati definitif dengan rutinitas biasa sebelum saya cuti, namun saya apresiasi pak Pjs Bupati Klaten ini selama menangani Covid-19 serta pengungsian Merapi, semua program pemerintah sudah dijalankan dengan saya sangat luar biasa," kata Mulyani saat ditemui di RSPD Klaten, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Update Corona Klaten 6 Desember 2020 : Ada Tambahan 88 Orang kasus Baru, Ini Sebarannya

Baca juga: Ratusan APK di Klaten Dicopot di Masa Tenang, Bawaslu: Nanti Malam Kita Lakukan Patroli

Baca juga: Hari Ini 16 Kecamatan di Klaten Terima Kotak Suara, 10 Kecamatan Lainnya Menyusul

Baca juga: Dono Warkop DKI Tinggal di Klaten Semasa Kecil, Begini Penampakan Rumahnya: Kini Dipakai Jualan HIK

Lanjut ia mengatakan dalam menjalankan pemerintahnya kembali sebagai Bupati Klaten akan tidak ada masalah.

Hal ini dikarenakan ia hanya melanjutkan program yang sudah berjalan.

"Tentunya, besok saya aktif tidak ada masalah apa-aoa tinggal melanjutkan saja," ucap Mulyani.

Mulyani mengaku selama cuti kampanye pilkada, ia mengaku tak pernah berkomunikasi dengan Sujarwanto.

Ia mengaku tak pernah berkomunikasi baik langsung maupun sosial media

Meskipun demikian ia tetap mengikuti perkembangan di Pemerintahan Kabupaten Klaten melalui sosial media.

"Saya tetap memantau perkembangan di Klaten, seperti yang kita ketahui kemarin terjadi penambahan 201 positif Covid-19 dalam sehari," ucapnya.

"Namun itu tidak hanya terjadi di Klaten tapi juga terjadi di Jateng dan nasional, ini menjadi pekerjaan rumah bersama dan tidak mudah, jawabnya.

Bupati Klaten, Sri Mulyani
Bupati Klaten, Sri Mulyani (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Sementara itu Sujarwanto mengaku gembira bisa memimpin Klaten selama 72 hari.

Ia mengapresiasi kinerja seluruh element yang sangat bagus selama dirinya menjabat

"Klaten luar biasa, semuanya berjalan sangat baik baik pemerintahan,. Legislatif, Forkompinda, Ormas, termasuk media semua nyengkuyung Klaten," ucap Sudjarwanto.

Ia berpesan agar warga Klaten menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Klaten 9 Desember 2020.

Kadis ESDM Provinsi Jateng mengatakan tak usah khawatir karena persiapan pemungutan suara dilakukan secara teliti dan sesuai dengan protokol kesehatan.

"Pesan saya kepada masyarakat Klaten untuk tetap gunakan hak pilih anda, jangan takut karena kami sudah mempersiapkan dengan protokol Covid-19," kata Sudjarwanto.

Baca juga: Beredar Pesan WA Berantai 6 Pedoman Bagi Pemudik yang Mau ke Solo, Benar atau Hoax? Ini Faktanya

Baca juga: APK Gibran-Teguh Lebih Banyak Ditertibkan Daripada Bajo, Satpol PP: Perbandingannya 65:35 persen

Kemudian ia mengatakan untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Lalu, Dia menambahkan untuk merevisi kedua berkas tersebut dengan sangat teliti dan cermat.

"Cermati betul di tata ruang dan RPJMDnya, harus dilandasi visi dan misi yang kuat," ujar Sudjarwanto.

Kemudian ia mengatakan dengan merevisi kedua berkas tersebut, Kabupaten Klaten akan menjadi lebih futuristik .

Ia berharap Klaten berkembang fasilitas dalam kota yang menarik antara Jogja dan Solo.

"Biaralah ada infrastruktur besar yang dibangun oleh nasional seperti jalan tol, KRL, KSN, ini harus disambut baik, saya harap Klaten bisa tumbuh antara Jogja dan Solo," jawbanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved