Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Respon Perhimpunan Hotel dan Restoran Solo Tanggapi Kebijakan Baru Pemudik : Semoga Tidak Terlambat

Diketahui jika Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo bakal membedakan pemudik dengan pelancor berdasar tempatnya menginap.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi: Suasana di restoran 

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan pengelola hotel tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

"Untuk wisata beda. Kalau wisatawan itu di hotel. Silahkan untuk melakukan di situ," kata Rudy, kepada TribunSolo.com, Rabu (16/12/2020).

"Hotel menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Baca juga: Pamit Sarapan Bubur, Pria Sukoharjo Ditemukan Jadi Mayat di Jurug Solo, Hanyut Sepanjang 2,5 KM

Baca juga: Tewaskan 3 Orang, Perlintasan Kereta Kalijambe yang Ditutup Diprotes Warga, Bupati Sragen Surati KAI

Pihak warga luar kota yang bekerja, sambung Rudy, juga diperbolehkan untuk datang ke Solo. 

"Tugas bekerja diperbolehkan. Pekerja kalau tugas tidak boleh masuk solo yo bubar," tutur Rudy.

Sementara itu, Rudy akan tetap mengkarantina pendatang yang tiba ke rumah keluarganya selama 14 hari. 

Meskipun pendatang itu awalnya bertujuan wisata ke Kota Solo. 

"Kalau ada yang menyanggah 'Pak kalau nanti izinnya wisata', jangan salah, jogo tonggo kompak sekarang," ucap dia. 

"Ada pendatang baru langsung lapor Satgas Covid-19," tambahnya.

Rapid Serahkan Hotel

Pemkot Solo akan menyerahkan keputusan terkait kewajiban wisatawan membawa surat hasil rapid test atau swab test kepada pihak hotel. 

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan pemkot akan lebih fokus mengatur soal pemudik. 

Pihaknya tidak ingin kecolongan soal kedatangan pemudik yang tiba di Solo. 

"Terkait wajib tidaknya bawa surat rapid test atau swab itu tergantung hotel," kata Rudy kepada TribunSolo.com, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Menang Mutlak, Gibran Hajar Sang Rival Bajo di Pilkada Solo 2020, Raup 225.451 Suara

Baca juga: BREAKING NEWS : Pemkot Solo Batal Jaring Pemudik di Stasiun dan Terminal, Ini Alasan Wali Kota

"Pemkot bagian pemudik. Kami ingin menyelamatkan warga. Jangan sampai orang mudik tidak terpantau kemudian membuat banyak yang terpapar," tambahnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved