Breaking News:

Gibran Terseret Isu Tas Bansos

Apa PT Sritex dan Gibran Bisa Dipanggil Jadi Saksi Dugaan Korupsi Bansos? Ini Jawaban Pengamat Hukum

Nama Putra Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan pabrik tekstil di Sukoharjo, PT Sritex muncul dalam pemberitaan sebuah media massa.

Penulis: Agil Tri | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Calon Wali Kota Solo Gibran saat berbincang dengan Ketua Apindo Solo Iwan Kurniawan Lukminto, Rabu (18/11/2020) malam. 

Sehingga semakin besar tuntutan hukumnya, akurasi tuntutannya juga harus semakin kuat. 

"Untuk kasus bansos dana Covid-19 ini, hukumannya berat, maksimal mati atau seumur hidup. Jadi bisa saja para pihak dipanggil untuk memperkuat penyidikan KPK," terangnya.

Kendati demikian, dia menyarankan untuk para pihak yang dipanggil KPK tidak usah takut. Sebab, tidak semua pihak yang dipanggil KPK adalah tersangka. 

"Tapi jangan takut dipanggil KPK karena dipanggil KPK tidak harus jadi tersangka, bisa saja jadi saksi untuk memeperkuat penyidikan," jelasnya. 

Dia melihat, kinerja KPK selama ini masih cukup objektif. 

Selain itu, untuk kasus OTT KPK, para pelaku selalu menjalani hukuman.

Tanggapan Gibran Soal Isu dan Namanya Disangkutkan Kasus Korupsi Bansos

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, akhirnya buka suara soal tudingan memberi rekomendasi ke eks Kemensos Juliari Batubara, untuk memesan tas bingkisan Bansos ke Sritex.

Gibran membantah tudingan tersebut.

Baca juga: Sritex Akui Terima Orderan Tas Bansos dari Kemensos, Tapi Ada Perjanjian Nilai Proyek Dirahasiakan

"Tidak benar itu, berita tidak benar itu. Saya tidak pernah beri rekomendasi soal tas goodie bag itu, nggak pernah seperti itu"

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved