Berita Solo Terbaru
Sambut Libur Nataru, Hotel di Solo Ini Pamerkan Pohon Natal Setinggi 1,8 meter, Dari Kue Widaran
Menyambut momen libur Natal dan Tahun Baru, sebuah pohon natal raksasa setinggi 180 sentimeter mejeng di sebuah hotel Kota Solo.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menyambut momen libur Natal dan Tahun Baru, sebuah pohon natal raksasa setinggi 180 sentimeter mejeng di The Sunan Hotel Solo, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Executive sous chef The Sunan Hotel Solo, Boedi Prasetyo mengatakan, pohon natal tersebut dibuat dengan menggunakan bahan kue.
Kue tradisional Widaran menjadi bahan utama untuk membangun Pohon Natal yang dipamerkan di Lobby The Sunan Hotel Solo.
"Kita pakai kue tradisional, kita buat seperti donat kecil," papar dia, Selasa (22/12/2020).
Baca juga: Jamaat Dibatasi, Gereja di Sukoharjo Siapkan Perayaan Natal Secara Online, Patuh Protokol Kesehatan
Baca juga: Jika Ada yang Nekat Sweeping saat Natal di Sragen, Polisi Pastikan Bakal Tindak Tegas & Menangkapnya
Donat kecil warna - warni ini dibuat mirip pohon natal dan ditata rapi menjulang ke atas.
Bahan yang digunakan untuk menempelkan pohon natal dari kue ini menggunakan cokelat putih yang cair.
"Kita buat ini bersama tim selama tiga hari," papar dia.
Bahan yang digunakan adalah 5 kilogram kue tradisional Widaran.
"Widaran ini kue kering tradisional, rasanya manis dan gurih," tutur dia.
"Warna-warni digunakan sebagai simbol semangat dan energi positif menyambut tahun baru," paparnya.
Tak Ada Perayaan
Sebelumnya, pembatasan jumlah umat yang hadir ketika perayaan ibadat Natal harus diberlakukan.
Pembatasan tersebut dilakukan mengingat kasus Covid-19 di Kota Solo masih terus bertambah.
Berdasar data situasi Covid-19 Kota Solo, jumlah kumulatif tercatat sebesar 3.509 kasus per 15 Desember 2020.
Baca juga: Sragen Zona Merah Covid-19, Pemkab Bagikan 1.000 Masker Gratis
Baca juga: Pasangan Kekasih Tewas Ditabrak Bus, Padahal Baru Saja Lamaran dan Hendak Menikah Bulan Depan
Dengan rincian, 2.125 sembuh/pulang, 1.039 isolasi mandiri, 169 perawatan, dan 176 meninggal dunia.
Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo mengatakan, surat edaran dan peraturan wali kota (perwali) terkait aturan tersebut segera dirampungkan.
"Tidak diperbolehkan ada perayaan. Kalau ada ibadat dibatasi jumlah umatnya," kata Rudy, Rabu (16/12/2020).
"Itu karena melihat penambahan Covid-19 yang bertambah terus di Kota Solo," tambahnya.
Regulasi tersebut, sambung Rudy, juga akan mengatur terkait perayaan tahun baru.
"Baik perayaan di tempat umum maupun di hotel," kata Rudy.
Rudy juga meminta pihak hotel untuk memberikan pemahaman kepada para tamu bahwa tidak ada perayaan tahun baru.
"Bisa memberikan pemahaman wisatawan yang menginap di hotel, sehingga tidak ada perayaan natal dan tahun baru," ucap Rudy.
Apabila masih didapati perayaan yang menimbulkan kerumunan massa, Rudy menegaskan sanksi tegas akan diberikan.
"Sehingga sangat berharap Solo tidak ada pelanggaran," tegasnya.
Perketat Pengawasan di Terminal
Terminal Tirtonadi Solo tengah menyambut momen libur natal dan tahun baru 2021 (Nataru).
Mulai Rabu (16/12/2020) pihak yang terlibat mengemudikan armada wajib menjalani serangkaian test kesehatan.
Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto mengatakan, sedikitnya ada 100 orang yang disasar test kesehatan itu.
Baca juga: Temukan Dompet Milik Penumpang di Bawah Kursi Mobil, Sopir Travel Malah Kuras Isi Rekening di ATM
Baca juga: Pembeli Pasar Gede Solo Masih Sepi, Pedagang Mengaku Nelangsa: Penghasilan Kotor Rp 600 Ribu
Mereka terdiri dari petugas terminal, sopir bus maupun kondektur.
Untuk sopir bus dan kondektur terdiri dari berbagai armada, baik Trans Jateng, Bus Pemkot maupun Bus AKAP.
"Ini dalam persiapan nataru, kondektur, sopir menjalani test kesehatan," katanya saat ditemui TribunSolo.com.
"Sesuai dengan SE mereka harus sehat dan layak. Baik transportasinya maupun penumpangnya," tambah Joko.
Joko menambahkan, serangkaian test kesehatan itu bakal semakin digencarkan jelang nataru.
Untuk saat ini, test kesehatan yang disediakan oleh Terminal Tirtonadi yakni, cek gula darah, cek suhu dan test urin.
Sementara mulai tanggal 18 Desember-4 Januari 2020 pihaknya akan menyediakan rapid test massal.
"Kita akan menyiapkan rapid test dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan pihak kepolisian," aku dia.
"Nanti akan difasilitasi di Terminal," tandasnya.
Joko berharap dengan serangkaian test kesehatan mampu menekan penyebaran covid-19.
"Kita ingin membantu Pemkot untuk selektif dan proaktif dalam penangaman covid-19," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pohon-natal-dari-kue-widaran.jpg)