Terkait 6 Menteri Baru Jokowi, Ganjar Pranowo Sebut Ada Nuansa yang Bagus

Tanggapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, Jokowi sudah memilih menteri dengan perhitungan yang

Editor: Reza Dwi Wijayanti
tribunsolo.com/AgilTri
Ganjar Pranowo pada saat menghadiri pencenangan Desa inklusif di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Terkait reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih mereka setelah melalui pertimbangan yang matang.

Sehingga para menteri baru bisa menjalankan kepercayaan dengan baik.

Bahkan, Ganjar menilai menteri baru yang dipilih tersebut merupakan sosok yang tepat dan pantas menduduki jabatan itu.

"Saya kira Pak Presiden memilih beliau-beliau ini dengan segala pertimbangan karena mereka yang dianggap mampu. Maka amanah kepercayaan mesti dilaksanakan dengan penuh integritas," jelas Ganjar, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Dinilai Diskriminatif dan Berbiaya Mahal, Warga Surabaya Gugat Aturan Rapid Test Antigen ke MA

Baca juga: Jelang Libur Nataru, Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkab Klaten Pilih Tutup Obyek Wisata Air

Soal penunjukan Menkes

Hanya saja, Ganjar mengaku sempat dihubungi seorang dokter yang mempertanyakan bahwa penunjukkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kenapa bukan dari kalangan dokter.

"Kalau kita melihatnya oke, menurut saya oke. Hanya satu saja yang para dokter langsung telpon saya, ini kenapa Menkesnya bukan dokter ya? Saya jawab pertimbangannya kurang tahu, saya bilang begitu. Kalau yang lain menurut saya oke," jelasnya.

Menurut Ganjar, pemilihan sosok menteri tersebut oleh Jokowi dinilai memiliki nuansa tersendiri.

"Ada nuansa yang bagus. Pak Presiden sedang memberikan sinyal rekonsiliasi," pungkasnya.

Tantangan kasus korupsi

Ganjar berharap menteri baru tersebut dapat membantu Presiden Joko Widodo dalam menjaga integritas.

Berbagai kasus sudah muncul dan harus menjadi komitmen yang utama dalam rangka pemberantasan korupsi.

"Selebihnya, tentu saja ada tantangan lain karena pandemi belum selesai. Kita semua harus menyelesaikan dengan segala kreasi dan inovasi," katanya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menunjuk enam menteri baru dalam resufle Kabinet Indonesia Maju yang diumumkannya, Selasa (22/12/2020).

Keenamnya ditugaskan mengisi sejumlah jabatan, yakni Menteri Sosial (Mensos), Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) serta Menteri Perdagangan (Mendag).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved