Info Kesehatan

Kesalahpahaman Seputar Obesitas yang Tak Perlu Dipercaya Lagi, Apa Saja?

Obesitas adalah salah satu kondisi yang ditakuti beberapa orang karena bisa mengganggu kesehatan tubuh.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tribunnews
Obesitas 

Menurunkan berat badan secara ekstrem dapat menyebabkan masalah kesehatan. Terutama bagi Anda yang berat badannya menurun drastis dalam waktu cepat.

Adanya gangguan tidur, batu empedu, dan komplikasi lain saat menjalankan program diet merupakan sinyal bahwa diet berjalan tidak baik.

Oleh sebab itu, langkah terbaik sebelum menjalankan program diet adalah berkonsultasi dengan dokter atau ahli diet.

Baca juga: Ini 6 Alasan Mengapa Obesitas Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung, Termasuk Membebani Kinerja Jantung

3. Menurunkan berat badan hanya soal kalori masuk dan keluar

Saat menjalankan program diet, sangat umum mendengar istilah kalori keluar VS kalori masuk. Istilah ini bertendensi menyederhanakan masalah obesitas.

Kalori memang memiliki peran signifikan bagi obesitas. Ada beberapa kandungan makanan lain, di luar protein, yang menyebabkan perubahan hormon dan meningkatkan berat badan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di BioMed Central menyatakan bahwa makan sedikit karbohidrat sambil menambah jumlah lemak dan protein yang dikonsumsi memiliki efek signifikan bagi berkurangnya berat badan daripada mengurangi asupan kalori.

Salah paham soal kalori ini juga membuat banyak orang hanya fokus pada asupan kalori dan tidak memikirkan asupan nutrisi yang lain.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Kesalahpahaman Tentang Obesitas yang Tak Perlu Lagi Dipercaya"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved