Penggusuran Warga Pemukiman di Timuran

Diminta Kosongkan Rumah, Warga Pemukiman di Timuran Resah, Mengadu ke Wali Kota FX Rudy

Warga pemukiman di daerah Timuran Solo berencana mengadu ke Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo.

Tayang:
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Ryantono Puji Santoso
Nurul dan rekan-rekannya saat berada di Balai Kota Solo, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Selasa (12/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga pemukiman kawasan Timuran Solo berencana mengadu ke Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo.

Itu lantaran mereka hendak digusur dari kediaman mereka yang berada di Jalan Ronggowarsito No.166, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Solo tersebut.

Aduan tersebut hendak disampaikan 3 orang perwakilan warga pemukiman, yakni Nurul Chairiyani, Harini Nur Cahyo Utami, dan Murniyati. Mereka mendatangi kompleks Balai Kota Solo, Selasa (12/1/2021) untuk bertemu dengan Rudy. 

Nurul menceritakan rencana penggusuran tersebut diketahui warga saat perwakilan Polresta Solo dan Polda Jawa Tengah mendatangi pemukiman.

Baca juga: Resmi Jadi Buronan Polresta Solo : Sang Dalang Aksi Preman Ngamuk di BPR Adipura Jalan Veteran Solo

Baca juga: Polresta Solo Bentuk Tim Khusus, Kerumunan Malam Tahun Baru Diawasi Ketat

"Perwakilan itu datang dan minta warga untuk mengosongkan rumah," kata Nurul, Selasa (12/1/2020).

Permintaan tersebut membuat warga pemukiman kaget lantaran dilakukan secara sepihak tanpa adanya rembukan dengan mereka.

Selain itu, sepengetahuan mereka, lahan pemukiman merupakan milik Pura Mangkunegaran. 

"Pemilik lahan yakni Mangkunegaran juga tidak dihadirkan, setahu kami ini milik Mangkunegaran," kata Nurul. 

Nurul mengungkapkan rencana penggusuran tersebut membuat warga pemukiman resah dan bingung lantaran belum punya tujuan tempat tinggal apabila benar-benar disuruh angkat kaki dari sana.

Baca juga: Jalankan Maklumat Kapolri, Polresta Solo Tegas Larang Pesta Kembang Api, Melanggar Bisa Kena Pidana

Baca juga: Korban Investasi Bodong Lapor ke Polresta Solo, Tangkapan Layar & Bukti Transfer Jadi Alat Bukti

Untuk diketahui, rata-rata penghuni pemukiman merupakan janda pensiunan. Ada sekitar 26 rumah dan 30 Kepala Keluarga (KK) yang menghuni kompleks tersebut. 

"Seminggu suruh mengosongkan kami mau tinggal dimana, kami semua ini belum punya tempat tinggal," papar dia. 

Oleh karenanya, warga pemukiman hendak mengadukan itu kepada Rudy untuk meminta perlindungan. Namun, mereka belum bisa bertemu dengan orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Solo itu.

"Ini Pak Wali keluar Kota, kami mau agendakan lagi ketemu sore nanti," papar Nurul. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved