Berita Solo Terbaru

Meski Sudah Ada 152 Pendonor Plasma Konvalesen, 51 Pasien Covid-19 Masih Harus Antre

Sebanyak 152 pasien sembuh atau penyintas Covid-19 telah mendonorkan plasma konvalesen di PMI Cabang Kota Surakarta. 

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Masyarakat yang mendonorkan plasma darah konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Solo. 

Kepala Unit Donor Darah PMI Cabang Kota Solo, Kunti Dewi Saraswati menjelaskan, pengadaan terapi plasma darah konvalesen ini membutuhkan waktu yang panjang dan melibatkan sejumlah pihak.

PMI melakukan sejumlah kerja sama, diantaranya dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo, dan RS Universitas Sebelas Maret (UNS), RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BALITBANGKES) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Lebih lanjut, PMI Cabang Kota Solo sampai saat ini pihaknya sudah melakukan plasma konvalesen untuk membantu penyembuhan pasien COVID-19 sebanyak sembilan kali. 

"Tujuh kali dengan RS Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi solo," jelas Kunti.

"Juga dua kali dengan RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten dan tahap diskusi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BALITBANGKES) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," tambahnya. 

Kunti memaparkan donor plasma konvalesen memiliki teknik yang berbeda dibanding donor darah pada umumnya. Jika donor biasa diambil satu kantong darah lengkap sebanyak 350/450 ml.

Baca juga: PMI Solo Siap Jalankan Terapi Plasma Darah Guna Mempercepat Kesembuhan Pasien Covid-19

Baca juga: RSUD Moewardi Solo Kembangkan Metode Plasma Darah untuk Penyembuhan Covid-19

Baca juga: 3 Bulan Dirawat Belum Terbebas Covid, Dinkes Sukoharjo Usulkan Terapi Plasma Darah Pada Pasien Ini

Sementara plasmapheresis atau plasma konvalesen hanya diambil salah satu komponennya saja. 

"Yang diambil hanya plasmanya saja, jelasnya,"  papar dia. 

"Plasmapheresis kami lakukan pengambilan sebanyak 500 ml dengan pembagian 400 ml dibagi lagi menjadi 2 kantong diberikan kepada pasien dan 100 ml untuk arsip," ucapnya. 

Kunti mengatakan PMI cabang Kota Solo siap melayani donor plasma darah konvalesen selama 24 jam.

"Kami siap selama 24 jam melakukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan pasien termasuk juga pedonomya," jelasnya. 

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PMI Kota Surakarta Sumartono Hadinoto menyampaikan, sebagai bentuk komitmen ketersediaan darah, apapun golongan, rhesus, jenis dan jumlahnya, PMI siap menyediakan

"Saat ini kami telah siap dalam penyediaan plasma dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit tempat pasien dirawat," kata dia. 

"Untuk itu, melalui media sosial dan sosialisasi kepada masyarakat PMI Solo mengajak kepada seluruh masyarakat penyintas/mantan pasien yang telah sembuh untuk turut membantu proses penyembuhan pasien COVID19 melalui donor plasma", tambahnya.

Sumartono menuturkan untuk informasi lebih lanjut soal donor plasma darah konvalesen bisa mengakses ke situs www.pmi surakarta.or.id, media sosial @pmisurakarta dan aplikasi AYO DONOR. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved