Berita Sragen Terbaru

Solo Meroket, Tapi Jumlah Kasus Covid-19 di Sragen Diklaim Menurun di Tengah PSBB, Ini Alasannya

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menuturkan, keberhasilan PPKM bisa dilihat pada pekan ini.

Tayang:
Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunsolo.com/Rahmat Jiwandono
ILUSTRASI : Warga Sragen yang mengantre di Technopark untuk menjalani tes swab belum lama ini. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pemkab Sragen mengklaim kasus Covid-19 mengalami penurunan sejak PPKM/PSBB mulai 11 Januari lalu.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menuturkan, keberhasilan PPKM bisa dilihat pada pekan ini.

"Buktinya pada Rabu (20/1/2021) kemarin jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 30 kasus," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (21/1/2021).

Dia membandingkan jumlah tersebut dengan kasus Covid-19 yang mencapai 93 kasus dalam waktu satu hari.

Baca juga: Kisah Anak Kehilangan Ayah dan Ibu dalam Sehari karena Covid, Dokter Tak Tega Sampaikan Kabar Duka

Baca juga: Rasakan Trauma Gempa Mamuju, Warga Sragen Ini Saksikan Tetangganya Tak Selamat Tertimbun Reruntuhan

"Untuk 93 kasus positif Covid-19 itu ternyata merupakan hasil dari tracking sebelum diterapkannya PPKM," paparnya.

Dengan begitu, kata Yuni, PPKM di Bumi Sukowati berhasil menekan angka penambahan kasus Covid-19.

"Bisa disimpulkan kalau PPKM terbukti berhasil menekan jumlah kasus virus corona," ujar dokter lulusan Universitas Yarsi Jakarta itu.

Namun demikian, tracking pada orang positif Covid-19 yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen kedepannya berpengaruh terhadap evaluasi PPKM.

"Nanti akan kami lihat hasil tracking dari DKK, kasusnya mengalami peningkatan atau justru malah menurun," kata dia. 

Kasus di Solo Meroket

Kasus Covid-19 di Kota Solo justru meroket di tengah masa PSBB yang baru dimulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang.

Tercatat dalam 3 hari terakhir, angka Covid-19 sudah menembus 728 kasus.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut, tambahan yang terbilang fantastis itu disebabkan momen libur panjang Natal dan Tahun Baru.

"Ya jelas, kemarin habis 300 lalu 178 (kasus)," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS : TNI Bangun RS Darurat Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo, Sediakan 100 Tempat Tidur

Baca juga: Kesaksian Kapolresta Solo, Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19 : Tidur Nyenyak, Pagi Sudah Gowes

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved