Solo KLB Corona

10 Tenda Sudah Didirikan di Rumah Sakit Lapangan Benteng Vastenburg Solo, Begini Penampakannya

Beberapa fasilitas Rumah Sakit (RS) Darurat di Lapangan Benteng Vastenburg Kota Solo sudah didirikan. ada sebanyak 10 tenda sudah didirikan di sisi ut

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Adi Surya
Tenda sudah didirikan di Rumah Sakit Lapangan Beteng Vastenburg Kota Solo, Minggu (24/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Beberapa fasilitas Rumah Sakit (RS) Darurat di Lapangan Benteng Vastenburg Kota Solo sudah didirikan.

Dari pantauan TribunSolo.com, ada sebanyak 10 tenda sudah didirikan di sisi utara benteng.

Tenda tersebut terdapat penghubung yang menghubungkan antara satu sama lainnya.

Belum ada tempat tidur maupun peralatan medis yang disiaplan di dalam tenda.

Kesemuanya itu masih tersimpan di boks khusus.

Boks-boks tersebut tertata rapi di dekat pintu barat Benteng Vastenburg.

Baca juga: Update Jumlah Pasien di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Ada 110 Orang Masih Dikarantina

Baca juga: Dua Hari Tinggalkan Rumah, Seorang Pria Solo Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Bengawan Solo

Baca juga: Operasi Yustisi Kuliner Malam di Solo, 36 Orang Jalani Rapid Test Antigen, 6 Diantaranya Positif

Baca juga: Meski Pakai Sistem Banyu Mili, Hajatan di Banjarsari Solo Tetap Dibubarkan

Rencananya ada 100 tempat tidur yang akan disediakan di rumah sakit lapangan.

Selain itu, sejumlah mobil ambulans sudah disiagakan.

Mobil pengubah udara menjadi air juga terparkir di sisi timur Benteng Vastenburg dekat pohon beringin.

Adapun mobil yang mengakut wc portabel juga terparkir.

Ada sebanyak 8 WC portabel yang disiapkan.

Tiga diantaranya sudah diturunkan.

Boks berisi peralatan Rumah Sakit Lapangan tertata di kawasan Beteng Vastenburg Kota Solo, Minggu (24/1/2021).
Boks berisi peralatan Rumah Sakit Lapangan tertata di kawasan Beteng Vastenburg Kota Solo, Minggu (24/1/2021). (TribunSolo.com/Adi Surya)

Tenda Tahan Berbagai Cuaca

Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rano Maxim Adolf Tilaar menilai jika Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) diperuntukkan untuk militer dengan tingkat keamanan cuaca yang tinggi.

"Rumkitlap ini ideal negara maju yang punya angkatan bersenjata maju," katanya.

"Rumkitlap ini memang diperuntukkan di daerah tempur, jadi tentu aspek militernya akan bisa memproteksi dengan kondisi cuaca berubah ubah," terangnya.

Dalam rumkitlap tersebut, setidaknya ada 20 tenda dengan kapasitas 100 bed.

"Isinya tenda lapangan, ruang laboratorium dan ruang sterilisasi," bebernya.

"Walaupaun kita sudah membangung MCK namun nanti ada MCK portable," imbuhnya.

Adapun pendirian tenda rumkitlap sendiri ditarget rampung 7 hari kedepan.

"Idealnya gelar RS lapangan ini 7 hari," paparnya.

"Untuk beroperasional ditentukan para nakes," aku dia menekankan.

Kondisi dalam tenda yang didirikan di Rumah Sakit Lapangan tertata Beteng Vastenburg Kota Solo, Minggu (24/1/2021).
Kondisi dalam tenda yang didirikan di Rumah Sakit Lapangan tertata Beteng Vastenburg Kota Solo, Minggu (24/1/2021). (TribunSolo.com/Adi Surya)

Untuk Warga Solo Raya

Sebelumnya, TNI memberikan maket atau desain pembangunan di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo.

Maket ditunjukkan langsung oleh Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel (Inf) Rano Tilaar saat jumpa pers, Jumat (15/1/2021).

Tampak suasa rumah sakit seperti barak peperangan dengan tenda-tenda khusus di dalam benteng yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon.

Rano menerangkan, pihaknya menyiagakan sebanyak 100 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo.

Nantinya, para nakes itu akan ditugaskan secara bergantian dan diberikan jadwal merawat pasien dengan standar penanganan Covid-19 secara ketat dan tertib.

"Daya tampung RS itu ada 100 tempat tidur," paparnya.

Baca juga: Izinnya Ijab Ternyata Malah Bikin Pesta Resepsi, Lurah Gandekan Solo Siapkan Surat Pernyataan

Baca juga: Kesaksian Karyawan saat Cafe Am Pm Solo Kemalingan: Kaget dan Merasa Bersalah

Alasan Kenapa Ada RS Darurat

Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat memberikan alasan kenapa membangun rumah sakit darurat Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo.

Pembangunan rumah sakit di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo ini di tengah angka kasus Covid-19 meroket.

Apalagi beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo menyebut kasus per hari mencapai ratusan orang terbesar selama pandemi.

Belum lagi, banyaknya rumah sakit sudah overload dan Solo menjadi pusat rujukan di daerah sekitarnya seperti dari Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali hingga Sragen.

Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel (Inf) Rano Tilaar memaparkan, alasan dibangunnya rumah sakit darurat lantaran Solo selama ini banyak menjadi rujukan pasien Covid-19.

Berdasarkan hal tersebut, pimpinan TNI Angkatan Darat mengalokasikan rumah sakit lapangan untuk menangani Covid-19.

Lokasi bagian dalam Benteng Vastenburg ini dipilih lantaran dekat dengan RST Slamet Riyadi yang berada di Kecamatan Laweyen.

"Karena harus di dekat RST Slamet Riyadi jaraknya 1-2 KM," papar dia saat memberikan jumpa pers langsung berserta peninjauan, Jumat (15/1/2021).

Dia menyebut, nantinya ada 100 tempat tidur yang disediakan untuk menampung pasien Covid-19 dari Solo Raya.

Adapun pembangunan rumah sakit darurat ini ditergetkan idealnya 7 hari.

"Itu hitungannya sejak barang - barang tiba, nanti dimobilisasi dari Jakarta," jelasnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved