Breaking News:

Update Gunung Merapi

Merapi Diklaim Mereda, Warga Balerante Berbondong-bondong Tinggalkan Pengungsian & Pulang ke Rumah

Koordinator Pengungsi di TES Desa Balerante, Jainu membenarkan rencana kepulangan pengungsi di TES tersebut.

TribunSolo.com/Adi Surya
Warga masih berjualan di tengah dampak abu vulkanik Gunung Merapi di Desa mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (28/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten berencana meninggalkan lokasi pengungsian Merapi di Tempat Evakuasi Sementara (TES) 

Koordinator Pengungsi di TES Desa Balerante, Jainu membenarkan rencana kepulangan pengungsi di TES tersebut.

Mereka pulang ke rumah masing-masing Rabu (3/2/2021) siang.

"Benar, direncananya itu besok Rabu, (3/2/2021) siang, sekitar pukul 11.00 WIB," ujarnya kepada TribunSolo.com, Selasa (2/2/2021).

Jainu mengatakan kepulangan pengungsi tersebut merupakan permintaan pribadi dari para pengungsi.

Baca juga: Pengungsi Merapi di Desa Tlogolele Boyolali Dipulangkan Hari Ini, Diantar Mobil Pikap Milik Relawan

Baca juga: Merapi Sewaktu-waktu Erupsi Susulan, BPBD Klaten Minta Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Lanjut, dia mengatakan keinginan pengungsi untuk pulang karena didasari semakin menurunnya aktivitas gunung tersebut pasca erupsi pada Rabu (27/1/2021) lalu.

"Pertimbangannya Merapi sudah aman pasca erupsi 27 Januari lalu dan sampai sekarang tidak ada aktivitas Merapi yang signifikan," aku dia.

"Cenderung semakin kecil awan panas dan lava pijar itu," jelasnya.

Ia pun mengatakan jika pada proses kepulangan pengungsi di TES Balerante itu pihaknya tidak melakukan pengawalan khusus.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved