Berita Karanganyar Terbaru
Detik-detik PN Karanganyar Ricuh, Gas Air Mata Bikin Ratusan Pesilat PSHT Lari Tunggang Langgang
Detik-detik PN Karanganyar Ricuh, Gas Air Mata Bikin Ratusan Pesilat Lari Tunggang Langgang
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Suasana di depan Pengadilan Negeri atau PN Karanganyar menjadi ricuh dan mencekam, Kamis (4/2/2021).
Ratusan massa yang mendatangi sidang kasus pengeroyokan yang memeriksa Agus Bereng, simpatisan perguruan silat PSHT, dibubarkan paksa oleh pihak kepolisian.
Seorang warga di lokasi bernama Teguh (27), menuturkan detik-detik kericuhan tersebut.
Teguh mengatakan, kericuhan meletus sekira pukul 11.00 WIB.
Teguh mengatakan jika bentrokan tersebut dipicu pembubaran kerumunan yang dilakukan oleh polisi saat massa PSHT menunggu putusan sidang.
"Awalnya kejadiannya jam 08.00 WIB itu ada massa PSHT yang berkumpul di sekitar Pengadilan, karena menimbulkan kerumunan lalu dibubarkan polisi," katanya.
• Tugu PSHT di Baki Sukoharjo Jebol Ditabrak Mobil Marcy, PSHT: Ini Tugu Bersejarah
• Dibubarkan, Polisi Semprotkan Water Cannon & Gas Air Mata saat Sidang Perguruan Silat di Karanganyar
Puluhan massa PSHT yang dibubarkan polisi itu, lanjut Teguh tak terima dan membawa massa yang lebih banyak.
Tepat sekira pukul 11.00 WIB, ratusan massa PSHT tiba kembali di PN Karanganyar.
Bentrokan tak terhindarkan saat massa PSHT tak terima dibubarkan, sementara polisi langsung menembakkan gas air mata.
Teguh menyaksikan ratusan massa PSHT lari tunggang langgang di beberapa gang warga setempat.
"Banyak yang lari tapi ada yang bertahan juga," paparnya.
Beruntung massa PSHT tak merusak fasilitas warga setempat dan membubarkan diri sekira pukul 12.00 WIB.
"Tidak ada perusakan, sebelum azan Dzuhur sudah bubar semua," tandasnya.
Ada Ratusan Anggota PSHT Berjajar di Depan PN Karanganyar