Breaking News:

Geger di Keraton Solo

Gusti Moeng Singgung PB XIII, Pihak Raja : Itu Merongrong Kewibawaan, Belum Ada Peralihan Kekuasaan

Dany menyebutkan PB XIII masih diakui sebagai pemimpin tertinggi dalam Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi saat duduk di singgasana di tengah-tengah acara Dalem Jumenengan, Kamis (12/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kubu Raja Keraton Solo Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi menyayangkan pernyataan Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), GKR Wandansari atau Koesmoertiyah (Gusti Moeng).

Pernyataan bertemakan 'Penyelamatan Karaton Surakarta Hadiningrat' Gusti Moeng dilengkapi cap merah logo LDA dan tanda tangan disampaikan seusai terkurung 3 hari di Keputren, Sabtu (13/2/2021).

Setidaknya ada 6 poin yang berkaitan dengan kondisi keraton saat ini tertuang.

Kolose Ketua LDA yang juga Putri Paku Buwono (PB) XII GKR Wandansari alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng) dan kubu Raja PB XIII Hangabehi Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KRA Dany Narsugama.
Kolose Ketua LDA yang juga Putri Paku Buwono (PB) XII GKR Wandansari alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng) dan kubu Raja PB XIII Hangabehi Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KRA Dany Narsugama. (TribunSolo.com/Adi Surya-Ryan)

Busana Penari Bedaya Disebut Banyak yang Rusak, Kubu Raja Keraton Solo Membantah : Masih Bagus

ISI Lengkap Pernyataan Ketua LDA Gusti Moeng : Ada 6 Poin, Satu di Antaranya Singgung Raja PB XIII

Sebuah poin menyinggung Paku Buwana (PB) XIII, yang bunyinya :

'Untuk menyudahi permasalahan/polemik dan kegaduhan yang sudah berlangsung sejath tahun 2004 serta sambil menunggu kepastian sabda pangandikandalem Sahandap Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhanan Paku Buwono XIII, maka hubungan Karaton Surakarta Hadiningrat dengan pihak-pihak lain sementara waktu dijalankan oleh Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat dan akan dilakukan koordinasi sebaik-baiknya dengan pemerintah Indonesia, pemerhati dan pecinta budaya serta KGPH. Pandembahan Agung Tedjowulan maupun sentana, abdidalem dan kawudalem Karaton Surakarta Hadiningrat'.

Isi pernyataan tersebut ditanggapi Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KRA Dany Narsugama.

Dany menyebutkan PB XIII masih diakui sebagai pemimpin tertinggi dalam Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Pengakuan tersebut sudah diberikan Pemerintah Indonesia.

"Mengakui beliau berikut hasil produk hukum beliau dan keputusan beliau," ucap Dany kepada TribunSolo.com.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved