Berita Klaten Terbaru

Belasan Sumur di Klaten Amblas, Warga Kesulitan Dapat Air Bersih

Fenomena sumur amblas di Kabupaten Klaten baru pertama kali terjadi. Akibatnya, warga kesulitan dapat air bersih.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Rahmat Jiwandono
(KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI)
Inilah lokasi seorang petani yang dilaporkan tewas tercebur di sumur berkedalaman 26 meter di Desa Ngengor, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jumat (27/11/2020) 

Retakan itu hingga melewati beberapa bangunan rumah warga sebanyak 11 rumah.

Pada titik tertentu juga terdapat beberapa lubang penurunan tanah bervariasi diameter sekitar 5 hingga 15 cm.

"Bahkan penurunan tanah pernah mengakibatkan 3 tiang bangunan rumah megalami pergeseran ke dalam lubang penurunan, namun sudah dilakukan perbaikan oleh pemilik rumah," imbuhnya.

Jarak terdekat lokasi penurunan tanah dengan tempat pemukiman warga masyarakat sekitar 40 meter.

Tanah amblas di Manyaran, Wonogiri, yang membentuk lubang sedalam 16 meter.
Tanah amblas di Manyaran, Wonogiri, yang membentuk lubang sedalam 16 meter. (TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI)

Sebelumnya, pada lokasi sebelah barat jarak sekitar 150 meter pada lahan pertanian lokasi di Dusun Platar, Desa Pijiharjo, Manyaran juga pernah mengalami tanah ambles.

Di sana tanah ambles membentuk lubang dengan panjang 2,5 meter, lebar 2,5 meter, dan kedalaman sekitar 1,5 meter pada tahun 2018.

"Di sana (Dusun Platar) sudah dilakukan penimbunan, tapi masih terlihat cekungan," terangnya.

Di sekitar lokasi lahan pertanian itu juga terdapat puluhan lubang penurunan tanah dengan variasi diameter sekitar 10 cm hingga 60 cm. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved