Berita Klaten Terbaru
Belasan Sumur di Klaten Amblas, Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Fenomena sumur amblas di Kabupaten Klaten baru pertama kali terjadi. Akibatnya, warga kesulitan dapat air bersih.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Rahmat Jiwandono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widianto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebanyak 12 sumur di milik warga di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten amblas dalam waktu 10 hari terakhir.
Sumur-sumur amblas mulai terjadi pada Minggu (7/2/2021) hingga Rabu (17/2/2021).
Baca juga: Nasibnya Sama dengan Gibran, Sri Mulyani Batal Dilantik Hari Ini, Sekda Ditunjuk Plh Bupati Klaten
Baca juga: Lahan Sawah Terdampak Banjir, 78 Kelompok Tani di Klaten Bakal Dapat Bantuan Bibit Padi
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta menyatakan bahwa amblasnya sumur-sumur itu membuat warga kesulitan mendapat air bersih.
"Sekarang untuk sementara waktu mengambil air di rumah tetangga," kata dia, Rabu (17/2/2021).
Menurutnya, penyebab sumur amblas karena Klaten diguyur hujan deras.
"Derasnya hujan membuat tanah amblas," ucapnya.
Kejadian ini baru pertama kali terjadi di Klaten.
Saat ini sumur yang amblas telah diuruk oleh warga dengan tanah.
"Warga secara swadaya menimbun sumur yang amblas dengan tanah," imbuhnya. (*)
Wonogiri Alami Tanah Amblas
Fenomena tanah amblas juga terjadi di Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Wonogiri, pada Kamis (19/12/2019) kemarin, terjadi di tanah milik Sriwidodo dan Mursinah, warga Dusun Jetis Kidul, RT 02 / RW 02.
• Tanah di Manyaran Wonogiri Tiba-tiba Amblas, Membentuk Jurang Sedalam 16 Meter
Menurut Ketua BPBD Wonogiri, Bambang Hariyanto kejadian ini bukan kali pertama terjadi di Manyaran.
Pada 2018 lalu di Dusun Platar, Desa Pijiharjo, Manyaran juga pernah mengalami tanah ambles.
Bambang mengatakan ada beberapa dampak mendasar akibat tanah yang amblas ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/petani-lansiatewas-tercebur-di-sumur-berkedalaman-26-meter-kabupaten-madiun-jumat-27112020.jpg)